POJOKSATU.id, MEDAN –Calon Gubernur Sumut yang juga menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, mengunjungi salah satu pesantren tertua di Sumatera, Ponpes Musthafawiyah Purba Baru.
Selain bersilaturahmi dengan keluarga besar pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Bobby juga berziarah ke makam pendiri ponpes yaitu Syeikh Musthafa Husein bin Husein bin Umar Nasution Al-Mandaily.
H Harun Mustafa Nasution, salah satu keluarga Syeikh Musthafa Husein Nasution, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bobby Nasution ini.
Baca Juga: Makan Tuan
“Terimakasih atas kunjungan Bobby di kediaman kami. Alhamdulillah, Bobby juga bisa melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di rumah ini, ”kata Harun Mustafa di kediamannya di Desa Purba Baru, Lembah Sorik Marapi (LSM), Jumat malam (27/9).
“Selain silaturahmi, Bobby tadi menyempatkan untuk berziarah ke makam kakek kami yang merupakan pendiri pesantren Mustafawiyah Purba Baru. Alhamdulillah, semoga niat dari putra terbaik Madina ini bisa tercapai,” kata Harun yang juga maju sebagai calon bupati Madina 2024 ini.
Kedatangan menantu Presiden Joko Widodo itu disambut hangat oleh keluarga besar Pesantren Mustafawiyah Purba Baru.
Pantauan wartawan, Bobby beserta tim dijamu dengan makanan ciri khas Madina yakni toge Panyabungan.
Baca Juga: Bobby Nasution Awali Kampanye Pilgubsu dari Kampungnya di Mandailing, Disambut Dua Calon Bupati
Terlihat juga hadir Ketua DPC Partai Gerindra Madina, H Erwin Efendi Lubis.
“Pengaruh restu dari kampung itu sangat besar. Setelah tadi diadati (di Gunung Baringin), Bobby pun menyempatkan untuk berziarah ke makam ulama besar Madina,”ungkap Erwin.
Ponpes Musthafawiyah 1912
Ponpes Musthafawiyah yang lebih dikenal dengan nama Pesantren Purba Baru didirikan pada 12 November 1912 oleh Syeikh Musthafa Husein bin Husein bin Umar Nasution Al-Mandaily.
Pesantren ini berlokasi di kawasan jalan lintas Medan - Padang , Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Awalnya pesantren ini didirikan di Desa Tanobato, tak jauh dari Desa Purba Baru. Karena Tanobato dilanda banjir bandang tahun 1915, Ponpes Musthafawiyah dipindahkan oleh pendiri ke Desa Purba Baru hingga kini. Syeikh Musthafa Husein merupakan ulama besar Madina yang menuntut ilmu selama 13 tahun di Mekkah.***

