POJOKSATU.id, JAKARTA— Perseteruan terjadi antara Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dengan Presiden Jokowi terkait rumor atau isu Jokowi mau ambil alih kursi Ketua Umum PDIP.
Politikus senior PDIP Andreas Hugo Pareira memberikan pembelaan terhadap Hasto Kristiyanto.
Andreas Hugo Parreira menilai pernyataan Hasto Kristiyanto soal Presiden Jokowi ingin merebut kursi Ketua Umum PDIP dari Megawati Soekarnoputri, cukup akurat.
Menurut Andreas, Hasto mengetahui segalanya lantaran dekat dengan Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: BKN VI Medan Bakal Audit Investigatif Kasus PPPK 2023 di Sumut, Sudah Berikan Semua Data ke Poldasu
Sebagai seorang Sekjen PDIP, Hasto dekat dengan Ketua Umum Megawati.
Andreas kepada wartawan, Rabu (3/4) mengatakan, Hasto kerap memberikan informasi dan menyampaikan berbagai hal ke Megawati. Sehingga cerita disampaikan Hasto bisa dikatakan akurat.
"Tiap hari bertemu dengan ketum dan melaporkan segala macam hal yang berkaitan dengan peristiwa di dalam partai di luar negeri, maupun juga berkaitan dengan partai. Saya kira Pak Sekjen paham berbagai informasi," kata Andreas.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab rumor yang diembuskan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal dirinya akan mengambil alih kursi Ketum PDIP.
Jokowi justru bertanya balik bukankah selama ini dirinya diisukan mengambil alih Partai Golkar.
"Bukan Golkar?" kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/4/2024).
Jokowi merasa heran dengan rumor-rumor merebut kursi ketua umum partai. Dia meminta agar pihak-pihak tersebut tidak memunculkan rumor belaka.
"Katanya mau ngerebut Golkar, katanya mau ngerebut, masa semua mau direbutin semua, jangan seperti itu, jangan seperti itu," ujarnya.***


