POJOKSATU.ID-Ketua Bappilu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiga Salahuddin Uno belum terpikirkan untuk menjadi cawapres mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Dia mengatakan bahwa tugas menjadi cawapres sangat berat.

"Saya justru memikirkan bagaimana kalau digandeng oleh PDIP untuk menjadi wakil Pak Ganjar, karena tugasnya sangat berat," kata Sandi salam keterangannya, Jumat (18/8/2023).

Baca Juga: Raup Untung Rp 395 Juta dari Promosikan Judi Online, Youtuber Emak Gila Ternyata Diamankan 31 Juli Lalu

Sandiaga Uno mengatakan tugas berat itu di antaranya meyakinkan masyarakat untuk memilih gagasan yang berpihak kepada anak muda.

Terlebih lagi dalam Pemilu 2024 akan banyak diikuti oleh para generasi milenial dan gen Z.

"Jadi saya enggak mau berandai-andai. Sakan fokus kepada hal-hal yang positif saja untuk menarasikan bahwa apa yang kita tawarkan kepada masyarakat bisa mendapatkan tempat di hati mereka" ujarnya.

Baca Juga: Promosikan Judi Online di Medsos, Youtuber Emak Gila Ditangka[ Polda Jabar, Ratusan uang dan Moge Diamankan

Sandiaga mengatakan, saat ini dirinya akan tetap fokus pada isu utama, yakni pemulihan ekonomi, percepatan pembangunan, penciptaan peluang usaha dan lapangan kerja.

"Saya konsepnya kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Itu yang saya junjung," tuturnya.

Sebelumnya, Plt PPP Mardiono optimistis Sandiaga Uno akan segera ditunjuk sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Punya Jejak Rekam Mumpuni, Pengamat Ini Sebut Airlangga Figur Paling Layak Jadi Cawapres Prabowo Subianto

Mardiono menyebut peluang Sandiaga menjadi cawapres Ganjar sudah di angka 99 persen. Sementara sisa 1 persennya ditentukan oleh takdir Allah.

"Kalau PPP saya yakini 99 persen peluang Sandiaga menjadi cawapres Ganjar Pranowo. Yang 1 persen itu takdir Allah," kata Mardiono usai melantik pengurus DPP Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) di Kota Surabaya beberapa waktu lalu.

Mardiono menyebut bakal cawapres Ganjar sudah mengerucut menjadi lima nama. Selain Sandiaga, ada Erick Thohir, Andika Perkasa, Muhaimin Iskandar, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga: 6 Tahun Bersama dan Setahun Menikah, Britney Spears Digugat Cerai Sam Asghari

Namun, dari lima nama itu, hanya PPP dengan Sandiaga-lah yang sudah menyatakan mendukung Ganjar. Maka itu, menurutnya, peluang Sandiaga yang tertinggi.

"Hari ini kan sudah mengerucut dari 10 nama menjadi lima nama. Nah di luar Sandiaga, ya empat nama lainnya kan sudah milk orang lain. Yang tersisa satu ya PPP dan itu Sandiaga," tegasnya. ***