POJOKSATU.id, JAKARTA-- Direktur eksekutif Survey and Polling Indonesia (Spin) Igor Dirgantara menyebut banyak parpol kubu 01 dan 03 saat ini ramai-ramai merapat ke Prabowo, pemenang Pilpres.

Bahkan menurut Igor Dirgantara ada gelombang satu dan gelombang dua. Partai-partai itu antara lain Nasdem, PKB, PPP, dan PKS.

“Tetapi saya melihat bahwa saat ini banyak parpol dari pengusung 01 maupun 03 yang ramai-ramai mau merapat ke pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Igor, Minggu malam (28/4/2024).

Dia mengibaratkan seperti penerimaan mahasiswa baru di kampus. Ada gelombang pertama yaitu Nasdem dan PKB. Dan bisa nanti gelombang kedua yaitu PPP dan PKS.

Baca Juga: Tingginya Peran Perguruan Tinggi Negeri dalam Pendidikan dan Pengembangan Bangsa

Menurut Igor, posisi PDIP saat ini tidak begitu menakutkan bagi pemerintahan Prabowo kelak. Selain dukungan Jokowi, juga diperkuat dengan sinyal dukungan partai di luar koalisinya.

“Masalah opsi PDIP di luar atau di dalam pemerintahan itu tidak terlalu dikhawatirkan,” ucapnya.

Bahkan, lanjut Igor, Prabowo akan didukung oleh koalisi yang kuat di pemerintahan. Hal itu karena semangat Prabowo dalam melakukan rekonsiliasi politik dan persatuan.

Artinya, Prabowo menginginkan pemerintahannya yang kuat dan mendapat dukungan penuh dalam membangun bangsa ke depan, terkhusus menghadapi tantangan global.

Baca Juga: Sedan Drone

“Prabowo sendiri menginginkan adanya persatuan dan rekonsiliasi pasca pilpres 2024,” ungkapnya.

Menurutnya, dibutuhkan kepemimpinan yang kuat dan dukungan semua pihak untuk mengantisipasi tantangan global yang uncertainty dan menyelaraskan janji kampanye dan realisasinya terkait program makan siang dan susu gratis, hilirisasi, digitalisasi pemerintah, lapangan kerja di sektor domestik, dan program lainnya.

Jokowi Role Model

Presiden Jokowi bisa dijadikan role model bagi Prabowo dalam mengelola koalisi di pemerintahan.

Hal itu tercermin dari kesuksesan Jokowi yang dinilai memiliki peran sentral dan kemampuan dalam menjaga soliditas partai koalisi.

Dia mengatakan soliditas koalisi sangat penting dalam menyukseskan program strategis pemerintahan ke depan.

Maka, dukungan Jokowi sangat membantu dalam mengelola kekuatan politik di kepemimpinan Prabowo.

Baca Juga: Preview Indonesia vs Uzbekistan, Semifinal Piala Asia U23 2024: Perang Mental!

“Tak hanya bisa menyeimbangi oposisi, tapi bisa mengatasi oposisi. Itu poinnya,” katanya.

Dikatakan Igor, Prabowo Subianto diminta segera membentuk koalisi yang kuat dan mengonsolidasi dukungan baik dari koalisi partai pendukung saat pemenangan pilpres, maupun dari partai lawan yang berpotensi mengalihkan dukungan. Hal itu untuk memperkuat koalisi di pemerintahan.

“Prabowo harus kuatkan koalisi partai pendukung di pilpres, terus koalisi parpol di DPR dan koalisi di kabinet pemerintahan,” ujar Direktur eksekutif Survey and Polling Indonesia (Spin) Igor Dirgantara.***