POJOKSATU.id, JAKARTA-- Incumbent atau petahana Pilkada DKI Jakarta 2024, Anies Baswedan, terancam tak bisa ikut di Pilkada DKI Jakarta 2024 jika PKS, PKB, Nasdem, masuk Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

Namun begitu, masih ada satu opsi lagi bagi Anies Baswedan yaitu bergabung dengan PDIP yang memiliki 15 kursi. Namun PDIP juga tak bisa berjalan sendiri, harus berkoalisi dengan partai lain.

Diketahui, partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur di DKI Jakarta jika memenuhi 22 kursi dari 106 kursi DPRD.

"Sekarang dalam konteks KIM Plus, bisa jadi catatan Anies tak bisa berlayar maju bila PKS, Nasdem, PKB masuk KIM Plus," ujar pengamat politik, Ujang Komarudin, akhir pekan lalu.

Baca Juga: Angin Segar Bagi 2.650 Guru Honorer DKI Jakarta, Disdik Mau Ubah Statusnya Jadi KKI

Menurut Ujang, Ridwan Kamil bisa saja mulus menang di Pilkada di DKI Jakarta 2024 jika Anies tidak bisa berlayar karena tidak mempunyai perahu.

Seperti diketahui Golkar telah menyebut adanya KIM Plus di Pilkada Jakarta. Koalisi ini akan menyertakan partai lain di luar partai yang selama ini mendukung Prabowo-Gibran. Namun belum jelas siapa partainya.

Namun masih ada opsi lain jika Anies Baswedan berkoalisi dengan PDIP. Dan PDIP mengajak partai lain mendukung Anies.

Ujang menilai, sudah ada kompromi yang disepakati antara Ketum Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Jawa Barat diberikan kepada Dedi Mulyadi (kader Gerindra) dan Jakarta diberikan ke kader Golkar.

Baca Juga: Merasa Hujatan ke Lulu Lahfah soal Nge-Pods saat Umrah Makin Melebar, Awkarin Tegaskan Allah SWT Tak Keliru Tentang Siapa yang Diundang ke Tanah Suc

Menurut Ujang, kehadiran Ridwan Kamil di Jakarta akan menjadi pesaing kuat Anies. Karena bagaimana pun Kang Emil telah disokong oleh koalisi pemerintah.

"Kalau head to head dengan Ridwan Kamil, meski Ridwan Kamil tidak punya investasi di Jakarta, tapi punya potensi dukungan dari faktor kekuasaan ini," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan KIM Plus sudah sepakat memunculkan satu nama untuk Pilgub Jakarta, yakni Ridwan Kamil.

Selain nama cawagub, mereka juga akan mengumumkan nama partai lain yang akan bergabung KIM Plus dalam waktu dekat.

“Sama, nanti sehari dua hari baru kita sampaikan plusnya siapa saja. Sehari-dua hari dalam rangka bukan (deklarasi), kita melakukan sinkronisasi dengan partai KIM dan plusnya,” jelasnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin 5 Agustus 2024. ***