POJOKSATU.ID- Ambisi calon wakil presiden nomor urut 01 Muhaimin Iskandar menjadi presiden makin terlihat jelas. Hal itu diungkap Muhaimin Iskandar sendiri di acara debat kedua yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

"Seharusnya saya yang berbicara pada debat pertama," kata Muhaimin di JCC, Jakarta Selatan, Jumat (22/12/2023).

Ketum PKB ini lagi- lagi menuturkan, dirinya mengungkap bahwa dirinya yang harus hadir di debat pertama bukan Capres Anies Baswedan.

Baca Juga: Debat Cawapres, Muhaimin Singgung IKN, Gibran Balas Pakai Slepet: Gus Muhaimin Ini agak Aneh

Namum, kata Cak Imin, ini bukan berarti dirinya ambisi menjadi capres bukan cawapres.

"Tapi jangan salah faham. Bukan berarti saya ambisi menjadi presiden," tuturnya.

Cak Imin lantas menceritakan pengalamanya selama berjuang di dunia politik, termasuk dia akui bahwa dirinya menjadi bagian adanya pemerintahan saat ini.

"Tapi saya punya pelajaran penting selama saya berjuang di politik. Saya menyaksikan dan menjadi bagian adanya pemerintah yang memiliki kewenangan mutlak adanya pimpinan tertinggi untuk menghadirkan keadiakn dan kemakmuran rakyat," tuturnya.

Baca Juga: Debat Cawapres 2024, Gibran Janjikan 19 Juta Lapangan Pekerjaan dengan 4 Langkah Ini

Debat kedua pilpres yang mengangkat tema ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital, keuangan, investasi pajak,  perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur dan perkotaan.

Debat ini akan dipandu oleh 2 moderator dan 11 panelis sebagai tim penyusun pertanyaan untuk para cawapres.

Berdasarkan keterangan KPU, terdapat 6 segmen dalam jalannya debat cawapres 2024. Segmen 1 yakni penyampaian visi-misi dan program kerja. Lalu, segmen 2, 3, 4 dan 5 yakni pendalaman visi-misi, dan program kerja.

Moderator akan mengajukan berbagai pertanyaan. Kemudian, para peserta debat lain akan saling menanggapi. Segmen enam merupakan penutup di man masing-masing peserta debat atau capres akan memberikan pernyataan penutupnya. ***