POJOKSATU.id, MEDAN— Dapil Sumut 1 termasuk ‘Dapil Neraka’ di Sumatera Utara. Dari tiga Dapil di Sumut untuk Caleg DPR RI, Dapil Sumut 1 diisi politisi terkenal dan banyak mantan pejabat.
Kerasnya persaingan di dapil ini tergambar dari real count KPU RI dengan perolehan suara masuk 35,92 persen hingga Rabu (21/2) pukul 03.00 WIB.
Dari enam mantan kepala daerah (Kada) yang bertarung di Dapil Sumut 1, empat diantaranya terpuruk dan hanya dua eks Kada yang kemungkinan lolos ke Senayan.
Baca Juga: Rangkul Lee Kang-in, Son Heung-min Minta Maaf dan Berjanji Bakal Jadi Kapten yang Lebih Bijaksana
Dua mantan kepala daerah yang sementara ini memperoleh suara terbanyak yaitu Ashari Tambunan dari PKB mendapat 27.720 suara. Sementara Musa Rajekshah dari Golkar mendapatkan 28.875 suara.
Ashari Tambunan merupakan mantan Bupati Deli Serdang periode 2014-2019 dan 2019-2024, sementara Musa Rajekshah merupakan mantan Wakil Gubernur Sumut periode 2019-2024.
Sementara empat mantan kepala daerah lainnya memperoleh suara yang mengecewakan. Mereka itu antara lain mantan Walikota Medan Rahudman Harahap dari Nasdem memperoleh 1.658 suara.
Mantan Walikota Medan Abdillah dari Nasdem mendapat 2.275 suara.
Mantan Bupati Deli Serdang 2013-2015 dan 2016-2021 yaitu Soekirman dari Nasdem mendapat 922 suara.
Dan mantan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dari Perindo mendapat 1.993 suara.
Dapil Sumut 1 hanya memperebutkan 10 kursi DPR RI. Dapil ini meliputi Kota Medan, Deli Serdang dan Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi.
Anggota DPR RI yang menjadi petahana antara lain Meutia Hafidz dari Golkar, Romo Syafii dari Gerindra, HM Husni dari Gerindra, Irmadi Lubis dari PDIP, Sofyan Tan dari PDIP, Prananda Paloh dari Nasdem, Tifatul Sembiring dari PKS, Hidayatullah dari PKS, Mulfachri Harahap dari PAN, dan Hendrik Sitompul dari Demokrat.***

