POJOKSATU.id- Persiapan menuju pemilihan presiden tahun 2024, terungkap bahwa sebanyak 20% dari Generasi Z sama sekali tidak menyaksikan debat Capres-Cawapres.
Hal ini terungkap dari hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Pojoksatu.id bersama Radar Bogor dan Metropolitan, melibatkan 100 orang responden.
Data ini menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi dalam memperluas partisipasi pemilih muda dalam proses politik.
Meskipun Generasi Z secara demografis memiliki potensi signifikan sebagai pemilih masa depan, partisipasi mereka dalam debat politik masih terbilang rendah.
Baca Juga: Kuliner Ekstrem di Pasar Tomohon Indonesia, Yuk Cek Faktanya!
Menariknya, jumlah pemilih Gen Z pada pemilu 2024 ini dilaporkan mencapai 22,85%. Namun, tingkat partisipasi mereka dalam proses debat Capres-Cawapres jauh dari optimal.
Hal ini memicu pertanyaan tentang faktor-faktor apa yang memengaruhi minat mereka dalam politik, terutama dalam konteks pemilihan presiden.
Para ahli politik dan pengamat menekankan pentingnya upaya untuk lebih memahami preferensi dan kebutuhan Generasi Z dalam meningkatkan partisipasi politik mereka.
Dengan memahami lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi minat mereka dalam debat politik, langkah-langkah strategis dapat diambil untuk meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses politik yang lebih luas.
Keterlibatan Generasi Z dalam politik merupakan hal yang krusial mengingat peran mereka sebagai pemilih masa depan yang akan membentuk arah dan masa depan negara.
Oleh karena itu, penting bagi semua pihak terkait untuk terus berupaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi politik Generasi Z demi mewujudkan proses demokrasi yang lebih inklusif dan representatif.***
MArtikel ini ditulis oleh Humaira Dara Asyari dengan judul "20% Gen Z Sama Sekali Tidak Menonton Debat Capres-Cawapres Pemilu 2024".
