POJOKSATU.ID - Rizki Juniansyah, lifter Indonesia yang meraih medali emas pada Olimpiade Paris 2024, mendapat bonus Rp 6 miliar dari pemerintah pusat.

Bonus tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Kamis 15 Agustus 2024.

Rizki mengatakan sebagian bonus yang dia dapat akan digunakan untuk memperbaiki sasana atau tempat berlatihnya di Kota Serang, Banten.

Baca Juga: Bukan Hanya Alvin Faiz, Korban Lain Dugaan Penipuan Armor Toreador Bermunculan, Modus Investasi Proyek Miliaran

"Keinginan saya ingin merenovasi atau meningkatkan lebih baik lagi Sasana Bulldog Gym," kata Rizki dikutip Pojoksatu.id dari Jpnn.com, Kamis.

Rizki mengaku tidak berekspektasi lebih akan mendapat bonus besar dari pemerintah pusat.
"Bonus ini sangat besar bagi saya tidak menyangka bisa mendapat uang sebanyak ini," ungkapnya.

Tekad Rizki untuk memperbaiki sasana makin bulat setelah mendapat bonus tersebut.

Baca Juga: Pakaian Dinas Harian ASN Kemenag BERUBAH, Begini Ketentuan Penggunaan Terbaru, Pasang Emblem Ikhlas Beramal di Dada

Setelah diperbaiki, Rizki berharap akan lahir generasi muda berprestasi dari Sasana Bulldog Gym.

"Saya ingin membangun suasana ini buat melahirkan Rizki-Rizki yang baru seperti saya," harapnya.

Pemprov Banten Cari Muka

Baca Juga: Banmus DPRD Jabar Agendakan Rapat Intensif, Bahas Rencana Kerja dan Ranperda Prioritas

Jika pemerintah pusat begitu menghargai presitasi Rizki Juniansyah, sang lifter malah kecewa dengan pemerintah Provinsi Banten, daerah asalnya.

Pasalnya, sebelum berangkat ke Paris, Pemprov Banten tak ada perhatian sama sekali.

Namun ketika pulang ke Tanah Air dengan membawa medali emas, Pemprov Banten paling depan menyambut Rizki.

Menurut Rizki, kepedulian pemerintah provinsi kepada atlet hanya sebatas mencari ketenaran dari prestasi yang diraih di kancah internasional.

"Jangan ketika sampai di Indonesia kami baru disambut, mereka apa, ya, mencari muka, begitu istilahnya. Maaf. Maaf. Bukan menjelekkan, memang kenyataannya seperti itu," ujar Rizki kepada JPNN.

Baca Juga: Rekrutmen Calon Pengajar Praktik (CPP) Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 12 TELAH DIBUKA, Cek Lini Masa TERBARU untuk CPP dan PGP

Namun, Rizki senang karena masih ada yang perhatian kepada dia, seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten.

"Sebelum saya berangkat, ada perwakilan dari KONI yang datang ke rumah memberikan uang untuk bekal saya menetap di Paris," ujarnya.

Rizki menjelaskan sikap atau komentarnya ini untuk mengingatkan pemerintah di daerah agar lebih menghargai para atlet, bukan hanya diukur dari prestasi yang diraih saja.

"Kami patut maklumi, karena memang Pemerintah Banten belum ada apresiasi," tuturnya.

"Saya berharap ke depannya yang terbaik buat Banten. Semoga atlet-atlet lebih semangat lagi kalau ada dukungan," imbuhnya.***