POJOKSATU.ID - Kontingen Indonesia akhirnya meraih medali emas pertamanya di Olimpiade Paris 2024. Dipersembahkan atlet panjat tebing, Veddriq Leonardo, Kamis 8 Agustus 2024.
Olimpiade Paris 2024 yang sudah berlangsung sejak 26 Juli lalu akhirnya menyisakan cerita indah bagi Indonesia, dengan raihan medali emas pertama, tiga hari jelang penutupan.
Jika pada edisi-edisi sebelumnya, medali emas Indonesia lazim disumbangkan atlet badminton, kali ini emas pertama Merah Putih di Olimpiade 2024 Paris diraih atlet panjat tebing.
Baca Juga: Kubar Butuh Dokter Mata: Setiap Minggu 11 Pasien Katarak Harus Dioperasi
Adalah Veddriq Leonardo yang meraih kemenangan dramatis pada final nomor speed panjat tebing Olimpiade 2024 di Le Boruget Climbing Venue, Kamis petang WIB.
Medali emas panjat tebing diraih Veddriq setelah mengalahkan atlet panjat tebing asal China, Wu Peng dengan keunggulan hanya 0,02 detik.
Persaingan Veddriq dan Wu Peng memang sangat ketat. Saat perlombaan dimulai, keduanya melesat bak spiderman.
Keduanya pun terlihat hampir besamaan menyentuh tombol finis. Veddriq beruntung keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 4,75 detik.
Sementara Wu Peng hanya telat 0,02 detik, di mana catatan waktu atlet Tiongkok itu adalah 4,77 detik.
Veddriq Leonardo pun mencatat sejarah sebagai atlet panjat tebing pertama yang mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Olimpiade.
Baca Juga: Hasil Final Piala AFF U19 2024 Indonesia vs Thailand: Garuda Muda Juara, Malaysia Peringkat Empat
Tentu saja ini adalah medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024.
Sebelumnya, Kontingen Merah-Putih meraih medali perunggu dari cabor badminton, melalui tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung atau Jorji.
Cabor panjat tebing di nomor speed putri sebenarnya nyaris mempersembahkan medali.
Sayang, Desak Made Rita Kusuma Dewi gugur di perempat final. Sementara Rajiah Sallsabillah kalah di semifinal dan di babak perebutan peringkat ketiga.
Sedangkan Eko Yuli yang naik panggung di angkat besi kelas 61 kilogram putra juga tidak bisa melanjutan tradisi medali yang sudah dibukukan sejak 2008.
Catatan Waktu Veddriq Terus Membaik
Veddriq Leonardo memang menunjukkan performa meyakinkan dalam perjalanannya meraih medali emas cabor Speed Sport Climbing Olimpiade Paris 2024.
Veddriq tampil bagus di babak perempat final. Ia berhasil mengalahkan wakil Prancis, Bassa Mawem.
Veddriq berhasil mengukir catatan waktu 4,88 detik. Ia unggul jauh atas atas Mawem yang membukukan catatan waktu 5,26 detik.
Di babak semifinal, Veddriq kembali tampil secepat kilat untuk mengalahkan atlet Iran, Reza Ali Pour.
Atlet berusia 27 tahun itu menyingkirkan Ali Pour setelah mengukir catatan waktu 4,78 detik dan lolos ke final.
Pada perebutan medali emas, Kamis petang tadi, Veddriq kembali memperbaiki catatan waktunya, saat menghadapi atlet China Wu Pei.
Veddriq berhasil meraih kemenangan di partai final. Ia bisa mengalahkan Wu Peng dengan keunggulan hanya 0,02 detik.
Sementara itu medali perunggu diamankan oleh Sam Watson. Ia mengukir catatan waktu 4,74 detik.***

