POJOKSATU.id — Badminton World Federation (BWF) atau Federasi Bulu Tangkis Dunia mengumumkan rencana uji coba sistem skor baru dalam beberapa turnamen yang akan dimulai pada April mendatang.
Sistem skor 3x15 ini telah mendapat persetujuan dari dewan federasi dan berpotensi menggantikan sistem skor 21 poin yang saat ini digunakan, tergantung pada hasil uji coba yang akan berlangsung hingga September atau Oktober 2025.
"Dalam pertemuan pada 9 November 2024, dewan BWF menyetujui sistem skor 3x15, yang sudah menjadi bagian dari Alternative Laws of Badminton, sebagai sistem skor yang disiapkan untuk menggantikan sistem saat ini," demikian pernyataan resmi BWF.
"Kemungkinan besar, proposal ini bisa diajukan ke Rapat Umum Tahunan BWF pada April 2026 untuk diambil keputusan, tergantung pada hasil uji coba dan survei pemangku kepentingan tahun ini," lanjut BWF.
Sebagai bagian dari kajian komprehensif, dewan BWF menyepakati rencana uji coba sistem skor 3x15 dalam berbagai turnamen, termasuk Kejuaraan Benua, turnamen Grade 3, liga nasional dan internasional, serta turnamen nasional.
Uji coba ini dijadwalkan berlangsung mulai April hingga September atau Oktober 2025.
Adapun turnamen Grade 3 yang dimaksud meliputi International Challenge, International Series, dan Future Series.
Dengan memilih sistem skor 3x15 untuk diuji coba, BWF berharap dapat menciptakan pertandingan yang lebih dinamis dan menarik bagi penonton.
"Dibandingkan dengan sistem saat ini, 3x15 memiliki jumlah poin lebih sedikit per gim, yang meningkatkan kemungkinan setiap poin menjadi lebih menarik," kata BWF.
Selain itu, BWF menilai sistem ini dapat menghasilkan durasi pertandingan lebih singkat, menyusun jadwal pertandingan dengan lebih baik, serta menjaga minat penonton sekaligus memperhatikan aspek kesehatan dan ketahanan fisik atlet dalam jangka panjang.
BWF juga menambahkan bahwa sistem skor 3x15 memiliki jumlah reli yang lebih sedikit dibandingkan sistem 5x11, sekaligus menjaga konsistensi durasi setiap gim.
Seluruh hasil uji coba sistem ini akan terus dipantau sebelum keputusan final diambil dalam Rapat Umum Tahunan BWF 2026. ***

