POJOKSATU.id – Kontingen Indonesia menutup Asian Games 2026 dengan membawa pulang 39 medali, melampaui target emas yang ditetapkan pemerintah.
Namun, capaian tersebut belum cukup mempertahankan posisi Merah Putih seperti pada edisi sebelumnya di Hangzhou, China.
Indonesia mengakhiri perjuangan di Aichi-Nagoya, Jepang, dengan koleksi lima medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Hasil itu menempatkan Indonesia di peringkat ke-16 klasemen akhir, turun dari posisi ke-12 pada Asian Games Hangzhou 2022.
Baca Juga: Klasemen Akhir Asian Games 2026: China Juara Umum, Indonesia Raih 39 Medali
Secara jumlah emas, Indonesia juga mengalami penurunan.
Empat tahun sebelumnya, kontingen Merah Putih mengoleksi tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu.
Artinya, Indonesia kehilangan dua medali emas dibandingkan pencapaian di Hangzhou.
Target Terlampaui, tetapi Tantangan Tetap Besar
Meski demikian, hasil di Jepang tidak sepenuhnya mengecewakan.
Kementerian Pemuda dan Olahraga sebelumnya menetapkan target minimal empat medali emas, sehingga raihan lima emas berhasil melampaui sasaran tersebut.
Baca Juga: Variasi Servis Mematikan, Indonesia Tundukkan Myanmar di Semifinal Sepak Takraw
Menpora Erick Thohir menjelaskan, target itu disesuaikan karena sejumlah nomor yang menghasilkan emas bagi Indonesia pada edisi sebelumnya tidak dipertandingkan di Aichi-Nagoya.
Dua nomor menembak running target dan nomor perahu naga putra 1.000 meter termasuk nomor yang absen pada kompetisi kali ini.
Ketiganya sebelumnya menjadi bagian dari kontribusi emas Indonesia di Hangzhou.
Evaluasi untuk Prestasi Berikutnya
Perbedaan jumlah nomor pertandingan membuat perbandingan antaredisi perlu dilakukan secara cermat.
Namun, penurunan peringkat dan jumlah emas tetap menjadi bahan evaluasi bagi pembinaan olahraga nasional.
Indonesia masih memiliki modal dari sejumlah atlet yang mencatatkan prestasi membanggakan di Jepang.
Tantangan berikutnya adalah memperkuat regenerasi, meningkatkan konsistensi performa, serta memetakan cabang olahraga yang berpeluang menghasilkan emas.
Asian Games 2026 pun menjadi pengingat bahwa melampaui target belum tentu berarti mempertahankan kemajuan.
Evaluasi menyeluruh diperlukan agar Indonesia mampu memperbaiki posisi pada Asian Games Doha 2030.***

