Sudah Tidak Kena Batu Terlempar, Quartararo Sebut Aspal Sirkuit Mandalika Sudah Lebih Baik

Aksi pebalap Monster Yamaha, Fabio Quartararo pada Latihan Bebas jelang MotoGP Indonesia, di Sirkuit Mandalika, Jumat (18/3). Foto: Twitter @FabioQ20
Aksi pebalap Monster Yamaha, Fabio Quartararo pada Latihan Bebas jelang MotoGP Indonesia, di Sirkuit Mandalika, Jumat (18/3). Foto: Twitter @FabioQ20

POJOKSATU.ID, LOMBOK – Para pebalap sudah melakoni latihan bebas (free practice) satu dan dua atau FP1 dan FP2 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Jumat (18/3) siang. Juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo pun menyebut kondisi aspal Mandalika kini jauh lebih baik.


Pebalap tim Monster Energy Yamaha itu mencatat waktu tercepat pada Jumat setelah mencetak lap terbaik 1:31,608 di FP2.

“Terasa berbeda, terakhir kali saat tes pramusim batu-batu terlempar, kali ini (serpihan) lebih kecil, jadi ini lebih baik,” kata Quartararo menanggapi kondisi aspal sirkuit di pesisir selatan Lombok itu.


Saat sesi tes pramusim pada 11-13 Februari, para pebalap mengeluhkan kondisi lintasan yang kotor, berdebu dan aspal yang terkelupas.

Belum lagi serpihan aspal atau batu-batu kecil yang terlontar ke arah mereka layaknya peluru ketika melaju di belakang pebalap lain.

Sebagai sirkuit baru, kondisi lintasan juga kurang bersahabat bagi pebalap karena masih sempitnya racing line saat itu karena belum banyak karet ban yang menempel di aspal sehingga para pebalap tak mampu mendorong motor mereka mencapai limitnya.

Berkaca dari hasil tes pramusim, Dorna Sports dan FIM mengidentifikasi dua area yang perlu diperbaiki.

Antara lain kebersihan permukaan trek dan banyaknya agregat, seperti pasir, debu dan kerikil atau pecahan batu, yang berada di atas lintasan.