Jadi Ini Penyebab Pedrosa Menangis Usai Juara di Jerez

pedrosa menangis, dani pedrosa, motogp spanyol
Dani Pedrosa menjuarai MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez. Sedangkan Valentino Rossi memle., Minggu (7/5/2017) malam WIB.

POJOKSATU.ID, SPANYOL–Dani Pedrosa tampak begitu emosional usai menjuarai MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (7/5/2017). The Baby Samurai bahkan menitikkan air mata di podium.

Dilansir AS, Pedrosa menangis di podium MotoGP Spanyol karena mengingat perjuangannya di ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu.

“Saya tiba-tiba teringat semua hal indah yang pernah saya alami. Ketika masih muda kemenangan seolah lewat begitu saja, tapi sekarang sudah tidak lagi. Saya sangat antusias. Kami memang layak meraih kemenangan ini,” kata Pedrosa seperti dikutip dari AS.

Pebalap Repsol Honda itu memang tampil dominan di MotoGP Spanyol. Bahkan sejak latihan bebas sampai kualifikasi, Pedrosa sudah menunjukkan tanda-tanda bakal juara.


BACA JUGA:
Klasemen Gojek Traveloka Liga 1, Persib Kembali ke Puncak
Klasemen MotoGP Usai GP Spanyol, Rossi Mulai Terancam

Benar saja, Pedrosa yang memulai balapan dari pole position itu selalu memimpin sepanjang 27 lap hingga akhirnya finis terdepan. Pedrosa mengalahkan rekan setimnya Marc Marquez dengan selisih 6,136 detik.

“Saya mampu melakukan manajemen lomba secara sempurna. Meski sempat melakukan beberapa kesalahan, tapi saya bisa tetap fokus dan menjaga keuntungan atas Marc hingga finis,” ujar Pedrosa.

Marquez sempat beberapa kali berusaha memangkas keunggulan Pedrosa. Namun, dia akhirnya menyerah pada pengujung lomba.

“Kondisi trek kurang bagus. Jika terlalu memaksa, Anda bisa terjatuh. Mungkin itu alasan Marc sama sekali tak menyerang saya,” tutur Dani Pedrosa.

Bagi Pedrosa, ini merupakan kemenangan perdananya pada MotoGP 2017, pertama sejak di Misano pada September 2016, keempat di Jerez, dan ke-53 sepanjang karier di kejuaraan dunia balap motor grand prix. Pedrosa menjaga rekor selalu meraih minimal satu kemenangan setiap musim sejak debut di kelas MotoGP pada 2006 atau 12 tahun secara beruntun.

Pedrosa juga masuk buku sejarah karena meraih kemenangan pada balapan ke-3.000 kejuaraan dunia balap motor grand prix. Dia kini bersanding dengan dua nama besar lain, yaitu Angel Nieto dan Mick Doohan. Nieto merupakan pemenang pada balapan ke-1.000, sedangkan Doohan jadi kampiun pada balapan ke-2.000.

“Saya merasa sangat beruntung. Kemenangan ini akan selalu terekam dalam sejarah. Saya sangat senang karena bisa bersanding dengan Nieto dan Doohan,” kata Pedrosa.

Berkat kemenangan pada MotoGP Spanyol, Dani Pedrosa semakin meramaikan perburuan titel MotoGP 2017. Dia kini berada di posisi keempat klasemen sementara dengan 52 poin. Pedrosa terpaut 10 angka dengan pemuncak klasemen, Valentino Rossi (Movistar Yamaha), yang hanya finis ke-10 di Jerez.

(as/fat/pojoksatu)