Ini Kata Pebalap Top MotoGP Soal Tabrakan Marquez-Rossi

MotoGP Argentina
Ilustrasi.
MotoGP Argentina
Layar raksasa di Sirkuit Termas de Rio Hondo, di Santiago del Estero, Argentina memperlihatkan bagaimana pebalap Honda Marc Marquez terjatuh saat balapan menyisakan dua lap lagi.

POJOKSATU.ID, JEREZ- Jelang seri keempat di Spanyol, para pembalap top MotoGP akhirnya berbincang seru menyoal tabrakan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di Argentina, menjelang seri keempat di Spanyol akhir pekan ini.

Pembalap LCR Honda Cal Crutchlow menegaskan, tipikal motor Honda adalah pengereman yang telat di tikungan sehingga bisa dengan cepat mendekati pembalap lain.

“Gaya Honda adalah mengerem sangat telat saat masuk tikungan. Jadi kalau ada orang lain di depan Anda, jaraknya bisa sangat dekat. Jika Anda memperhatikan Marc di musim pertama dia, sering sekali dia sangat dekat dengan para pembalap di depannya,” kata Crutchlow.

Sedangkan pembalap Ducati Andrea Dovizioso mengatakan mau tak mau para pembalap harus saling memahami gaya membalap masing-masing untuk menghindari tabrakan.


“Saat sedang bertarung, Anda harus paham dengan pembalap di depan, jalur mana yang biasa dia tempuh. Pertarungan yang ketat sangat bagus, kadang-kadang bisa berbahaya dan Anda bisa jatuh seperti Marc. Namun ini salah satu hal bagus dan menarik dari balapan,” kata Dovi.

Rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo, mengingatkan agar seketat apa pun pertarungan, tabrakan harus dihindari. Dia mencontohkan duel ketat antara dirinya dengan Rossi yang sering terjadi di masa lalu.

“Kami telah bertarung selama bertahun-tahun dan nyaris jatuh, khususnya di Motegi (2010), dan juga Montmelo (2009). Namun tetap saja kami masih bertahan di atas motor. Anda harus hati-hati di MotoGP, bukan hanya dalam mengendalikan motor, tapi juga mewaspadai pembalap di depan dan yang menguntit di belakang. Jadi ini memang bukan pekerjaan gampang.”

MotoGP Argentina
Valentino Rossi di podium pertama MotoGP Argentina, (20/4/2015). | Foto: AFP

Rossi dan Marquez juga turut terlibat dalam diskusi tersebut. Meski begitu, Marquez tetap berhati-hati menyatakan pendapatnya. Namun, dia berdalih kecelakaan yang menimpanya terjadi akibat perpindahan jalur oleh motor Rossi.

“Kejadian itu di Argentina dan di sini ada balapan lain lagi, jadi tidak penting untuk membicarakannya,” kata juara dunia itu.

Gara-gara tabrakan itu, Marquez terjatuh setelah ban depan dia menyenggol bagian belakang Yamaha, dan gagal menyelesaikan lomba, sementara Rossi keluar sebagai juara.

Setelah ditanya lagi, Marquez akhirnya menyatakan pendapat dari sudut pandang dia.

“Yang terjadi adalah seperti yang Anda lihat dalam kamera. Ada terjadi perindahan jalur, dan ketika Vakentino berubah (jalur) saya tidak menduganya dan lalu agak sial karena ban depan menyenggol. Tapi hal seperti ini kadang-kadang terjadi dalam balapan,” ujarnya.

“Soal perubahan arah, mungkin Yamaha mengambil jalur yang sedikit berbeda dari Honda, tapi saya bisa mengerti itu. Saya kira dia (Rossi) juga paham.”

MotoGP Argentina
Valentino Rossi berusaha menyalip pebalap Honda, Marquez, di MotoGP Argentina, Senin (20/4). | Foto: AFP

Rossi, yang diberi giliran bicara, sependapat dengan Marquez. “Ya saya setuju. Jelas ada tekanan pada kami berdua. Kami bersenggolan saat terjadi perubahan arah dan sayangnya Marc menyenggol lengan ayun motor saya dan dia jatuh. Itu saja.”

Namun Rossi menolak dikatakan mengambil jalur yang berbeda dari yang biasanya saat keluar tikungan sebelum tabrakan itu.

“Menurut saya tidak demikian. Itu pertama kali kami bersama. Mungkin saat berbelok Honda dan Yamaha mengambil jalur yang sedikit beda. Kami sangat dekat dan ketika saya membelok kami bersenggolan.”

(crash.net/kan/ps)