POJOKSATU.id — Kompetisi Proliga 2025 semakin memanas dengan hadirnya sejumlah pemain berbakat yang siap menggebrak.
Salah satu tim berbintang yang mencuri perhatian adalah Yogya Falcons. Tim ini sukses merekrut Adjani Zahra, atlet voli muda berdarah Indonesia yang memiliki pengalaman bertanding di Australia.
Meski kini Yogya Falcons harus tersingkir, namun volimania tetap penasaran dan malah masih merasa kangen ketemu para bintang voli yang hadir di Proliga 2025. Zahra, tetap jadi bintang di hati penggemar.
Kehadiran Adjani Zahra dalam skuad Yogya Falcons memberikan warna baru bagi persaingan di dunia voli nasional dan cukup mencuri perhatian saat beraksi di Proliga 2025.
Banyak penggemar olahraga ini penasaran dengan sosoknya dan berharap ia tampil lebih banyak, mengingat kiprahnya selama ini berkembang di luar negeri.
Lebih dekat dengan Zahra, banyak juga yang belum tahu ternyata Adjani Zahra adalah putri dari penyanyi senior Paquita Widjaja.
Atlet kelahiran 9 April 2003 ini juga merupakan cucu dari konglomerat Johnny Widjaja dan memiliki darah olahraga yang mengalir dalam dirinya.
Neneknya, Martina Widjaja, adalah mantan petenis yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB Pelti pada era 2000-an.
Sejak kecil, Adjani telah menunjukkan kecintaannya pada voli. Ia memulai latihan di klub Maluku Jakarta sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan di Sydney, Australia.
Di sana, dia tetap mengasah kemampuannya dan bergabung dengan NSW Phoenix U-23, sebuah klub voli ternama di Australia.
Bermain sebagai middle blocker, Adjani menunjukkan bakat luar biasa saat berkompetisi di Negeri Kangguru.
Sebelum resmi berlaga di Proliga 2025, Adjani tampil bersama Yogya Falcons dalam turnamen pemanasan, Yogya Volley Cup 2024, yang digelar di GOR Pangukan, Sleman, DIY.
Dalam ajang tersebut, Falcons bersaing dengan klub-klub kuat seperti Yuso Yogyakarta, Ganevo, dan Baja 78. Adjani pun telah dipercaya turun dalam dua laga awal turnamen ini.
Penggemar voli Tanah Air masih penasaran pada aksi Adjani Zahra di Proliga 2025. Sayang, tim nya harus tersingkir.
Kehadirannya di kompetisi lokal dinilai menjadi momen penting, mengingat selama ini ia lebih banyak menghabiskan waktu berlatih dan bertanding di Australia.
Dengan tinggi badan 175 cm dan pengalaman internasionalnya, Adjani diyakini mampu memberikan kontribusi besar bagi sebagai pemain voli nasional yang selalu dinanti. ***

