POJOKSATU.id — Jakarta Electric PLN belum padam.
Di tengah tekanan dan peluang yang nyaris menipis, tim besutan Chamnan Dokmai justru tampil luar biasa saat menjamu sang pemuncak klasemen, Jakarta Popsivo Polwan.
Hasilnya? Kemenangan penting dengan skor 3-1 dalam duel lanjutan final four Proliga 2025 di Sritex Arena, Solo, Kamis (1/05/2025).
Set pertama langsung berjalan panas. Sejak peluit pertama, kedua tim saling jual beli serangan.
Electric PLN, yang wajib menang untuk menjaga asa ke final, langsung tancap gas lewat serangan cepat dari Polina Shemanova dan Kelsey Robinson-Cook. Kombinasi keduanya menyulitkan blok Popsivo Polwan yang biasanya solid.
Electric memimpin lebih dulu di technical timeout pertama. Tapi Popsivo tak tinggal diam. Smes tajam dari Madison Kingdon beberapa kali menembus blok Electric.
Skor sempat sama kuat di angka 21-21. Namun, di momen krusial, kesalahan minor dari Popsivo dimanfaatkan dengan cerdas oleh Shemanova yang memaksa lawan menerima bola tanggung. Set pertama pun jadi milik Electric, 25-23.
Dominasi Mutlak Electric PLN
Memasuki set kedua, Electric PLN seperti menemukan tempo terbaiknya.
Mereka tak hanya unggul secara teknik, tapi juga mental.
Julia Sangiacomo dan Kelsey Robinson-Cook tampil seperti tak terbendung. Berkali-kali serangan mereka menukik tajam dan menghantam lantai sisi kiri Popsivo Polwan, membuat libero lawan kelabakan.
Saat Electric unggul jauh 20-13, Popsivo terlihat jelas frustrasi.
Pelatih Gerardo Daglio sampai menarik keluar Yolla Yuliana yang terlihat kurang maksimal dalam bertahan.
Masuknya Chelsa Berliana sempat memberi sedikit nafas, namun tak cukup menghentikan sengatan Electric PLN.
Servis melebar dari Chelsa justru memberi set point untuk lawan. Electric menutup set kedua dengan skor 25-21.
Habis-habisan, Kingdon Menggila
Set ketiga menjadi titik balik bagi Popsivo Polwan.
Di saat Electric PLN mulai sedikit menurunkan intensitas, Popsivo justru menaikkan tempo. Madison Kingdon menjadi pusat serangan.
Beberapa kali smes kerasnya membelah pertahanan Electric tanpa ampun.
Electric sempat unggul 18-17, tetapi gagal mempertahankan momentum.
Popsivo menunjukkan karakter sebagai pemuncak klasemen, dan dengan serangan beruntun dari Kingdon serta servis menyulitkan dari Ratri Wulandari, mereka menutup set ini dengan kemenangan 25-22.
Set keempat adalah klimaks pertandingan.
Kedua tim tampil habis-habisan. Reli panjang terjadi nyaris di tiap poin, dan skor terus ketat hingga menyentuh 19-19. Tapi saat penonton mulai tegang, Electric justru bermain makin disiplin.
Service ace dari Afifah membuat Electric menjauh 23-19.
Popsivo, yang mulai kehilangan konsentrasi, malah melakukan servis out saat skor 24-20.
Kesalahan itu sekaligus mengakhiri laga. Electric menang 25-20 dan memastikan kemenangan 3-1.
Asa Final Masih Terbuka
Kemenangan di Final Four Proliga 2025 Seri Solo ini tak hanya berarti tambahan poin, tapi juga menjaga nyala Electric PLN harapan menuju grand final Proliga 2025.
Electric PLN kini naik ke peringkat tiga klasemen dengan enam poin dari lima laga.
Berikut klasemen final four Proliga 2025 putri per 1 Mei 2025:
-
Jakarta Popsivo Polwan – Main 5, Menang 3, Kalah 2, Set 11:10, Poin 8
-
Jakarta Pertamina Enduro – Main 4, Menang 2, Kalah 2, Set 10:8, Poin 8
-
Jakarta Electric PLN – Main 5, Menang 2, Kalah 3, Set 10:12, Poin 6
-
Gresik Petrokimia – Main 4, Menang 2, Kalah 2, Set 8:9, Poin 5
Penentuan tim mana yang akan melaju ke babak final kini bergantung pada laga terakhir.
Electric PLN harus meraih kemenangan dan berharap kombinasi hasil lain berpihak.
“Kami belum habis. Masih ada satu laga, dan kami akan berjuang sampai akhir,” ujar pelatih Chamnan Dokmai seusai laga dengan penuh optimisme. ***

