POJOKSATU.id — Tiga wakil Indonesia berhasil mencatat hasil gemilang di ajang Thailand Masters 2025 yang berlangsung di Nimibutr Stadium Bangkok, Thailand, pada Rabu (29/1/2025) malam WIB.

Hasil pertandingan terlengkap, Alwi Farhan dan Komang Ayu Cahya Dewi sukses melangkah ke babak 16 besar, sementara Yohanes Saut Marcellyno harus terhenti di babak 32 besar.

Kemenangan juga diraih Putri KW dan Ubed secara dramatis.

Alwi dan Komang ke 16 Besar

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, memulai laga dengan menghadapi pebulu tangkis India, Rithvik Sanjeevi Satish Kumar.

Pemain muda berusia 19 tahun itu tampil impresif sejak awal pertandingan.

Alwi mendominasi permainan dengan serangan-serangan akurat yang membuat lawannya kesulitan mengembangkan strategi.

Baca Juga: HASIL TERBARU Thailand Masters 2025, Dua Ganda Putra Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar, Ana/Tiwi Belum Beruntung

Alwi akhirnya memastikan kemenangan dalam dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-18.

Dengan hasil ini, ia sukses melangkah ke babak 16 besar turnamen berlevel BWF Super 300 tersebut.

Di sektor tunggal putri, Komang Ayu Cahya Dewi juga mencatat hasil positif.

Pemain muda Indonesia itu mengalahkan wakil Republik Ceko, Tereza Svabikova, dalam dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-12 dan 21-11.

Kemenangan ini mengantarkan Komang Ayu ke babak 16 besar.

Langkah Saut Terhenti

Nasib berbeda harus dialami Yohanes Saut Marcellyno.

Baca Juga: UPDATE Thailand Masters 2025, Indonesia Tampil Beringas, Ganda Putra Gemilang, Ganda Putri Mendominasi, Tunggal Putra Impresif

Tunggal putra Indonesia itu harus menghentikan langkahnya di babak pertama setelah takluk dari wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus.

Pemain muda berusia 19 tahun itu harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 11-21 dan 14-21 dalam dua gim langsung.

Putri KW Menang atas Wakil Hong Kong

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, turut meraih kemenangan pada laga babak 32 besar.

Putri berhasil mengalahkan wakil Hong Kong, Saloni Samirbhai Mehta, dengan skor 21-19, 21-11.

Baca Juga: SEGERA Bergabung ke Timnas Indonesia, Ole Romeny, Tim Geypens dan Dion Markx DIAMBIL SUMPAH 8 FEBRUARI, Jairo Riedewald Masih Proses

"Mehta posturnya cukup tinggi dan bolanya cukup tajam, itu cukup membuat saya tidak enak (untuk bermain),” ujar Putri dalam keterangan singkat yang dirilis PBSI.

Ia mengakui sempat kesulitan pada gim pertama karena banyak melakukan kesalahan sendiri.

"Selain itu, saya banyak melakukan salah pengamatan bola. Di poin 20-19, saya hanya memaksa menurunkan bola, tidak mau terpancing untuk mengangkat," tambahnya.

Pada gim kedua, Putri tampil lebih percaya diri dan mampu mempercepat tempo permainan.

"Untuk pertandingan besok, saya ingin main lebih rapi dan mempertahankan daya juang," kata Putri.

Baca Juga: Bakal Sering Ketemu Belanda, PSSI dan KNVB Sepakati KERJASAMA, Mulai dari Pertukaran Pelatih, Tim Junior Hingga Garap Tim Sepakbola Putri, INI POINNYA

Ubed Menang Dramatis

Mohammad Zaki Ubaidillah atau yang akrab disapa Ubed menjadi salah satu wakil Indonesia yang sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Tunggal putra muda Indonesia ini menundukkan wakil Malaysia, Justin Hoh, dalam laga tiga gim yang berakhir dengan skor 17-21, 21-12, dan 21-13.

“Mengucap syukur alhamdulillah bisa bermain dengan baik dan mendapat kemenangan hari ini,” ujar Ubed dalam keterangan resmi PBSI.

Ia mengakui sempat mengalami kesulitan di gim pertama karena terlalu terburu-buru dalam permainan.

Baca Juga: CANTIKNYA Noa dan Estella Tampilkan Jersey Baru Timnas Indonesia Putri, TERKESAN KUAT, Ini Bedanya dengan Timnas Putra

Peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024 itu pun segera mengubah strategi dengan bermain lebih sabar di gim kedua dan ketiga.

“Di gim kedua dan ketiga saya mencoba untuk lebih mengontrol permainan. Cara pikirnya juga ditekankan untuk bermain sabar dan lebih memperhatikan akurasi buangan bola,” jelasnya.

Ubed menilai lawannya memiliki kekuatan pukulan yang cukup baik sehingga kesalahan kecil bisa memberikan keuntungan bagi sang lawan.

“Lawan mempunyai power yang lumayan kuat, kalau bola sedikit tidak lewat pasti dia dengan mudah mendapat poin,” tutupnya. ***