POJOKSATU.id — Dua tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari dan Ester Nurumi Dwi Wardoyo, akan saling berhadapan di babak kedua BWF World Tour Super 100 Ruichang China Masters 2025.

Laga ini akan berlangsung di Ruichang Sports Park Gym, China, Kamis (13/3/2025), dipastikan menjadi ajang "perang saudara" bagi kedua pebulu tangkis muda Indonesia.

“Besok berhadapan dengan teman sendiri. Saya ingin menampilkan permainan sebaik mungkin. Tetapi siapa pun yang menang, sama-sama Indonesia,” kata Mutiara dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (12/3/2025).

Ester pun mengungkapkan hal serupa dan bertekad memberikan yang terbaik untuk mengamankan tiket ke babak ketiga.

Baca Juga: UPDATE All England 2025 Hari Ini, Fajar - Rian LOLOS dari Laga Begitu Syuulit, TUMBANGKAN Pasangan China di Aksi BALAS DENDAM

“Saya akan all out dan kami sudah sama-sama tahu pola permainan masing-masing. Jadi siapa yang lebih siap, dialah yang akan menang,” ujarnya.

Pertarungan di Ganda Putri

Mutiara dan Ester melangkah ke babak kedua usai mencatat kemenangan di laga sebelumnya.

Mutiara berhasil menyingkirkan wakil Hong Kong, Yeung Sum-yee, dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-12.

Ia mengakui bahwa adaptasi dengan kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri dalam pertandingan tersebut.

Baca Juga: UPDATE All England 2025 Hari Ini, Pertarungan Dramatis Apriyani - Fadia Kalah Lalu LOLOS BABAK KEDUA, Rehan - Gloria TUMBANGKAN Unggulan Kedua

"Secara permainan belum maksimal karena kondisi lapangan berbeda dengan saat latihan," ungkapnya.

Sementara itu, Ester harus melalui pertarungan tiga gim untuk menundukkan wakil tuan rumah, Yang Jingrui.

Ester menang dengan skor 21-17, 26-28, 21-18.

Baca Juga: UPDATE All England 2025 Hari Ini, Fikri - Daniel DIPROVOKASI, Padahal Santun Meminta Maaf, Lawan TANPA AMPUN Dihajar DUA GIM LANGSUNG

Meski sempat mengontrol permainan di gim pertama, ia mengalami kesulitan di gim kedua akibat ketidaknyamanan pada pergelangan kaki saat mencapai poin 20.

"Pertandingan sempat terhenti lama karena saya tidak boleh menggunakan semprotan pereda nyeri. Tapi pada gim ketiga, saya berhasil memainkan pola yang saya inginkan," kata Ester.

Selain Mutiara dan Ester, Indonesia juga mengamankan satu tiket tambahan di sektor tunggal putri melalui Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.

Dhinda sukses mengatasi perlawanan wakil India, Shriyanshi Valishetty, dengan skor 9-21, 21-16, 21-12.

Selanjutnya, ia akan menghadapi tantangan berat melawan wakil tuan rumah, Han Qianxi, yang sebelumnya menumbangkan unggulan keempat asal Taiwan, Liang Ting-yu, dengan skor 21-13, 21-15.

Tak hanya di sektor tunggal putri, dominasi Indonesia juga terlihat di sektor ganda putra.

Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Arsenal vs PSV Eindhoven: Tim Tamu Butuh Keajaiban

Dominasi Ganda Putra

Unggulan pertama, Rahmat Hidayat / Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, memastikan langkah mereka ke babak kedua setelah menundukkan pasangan China, Deng Hao Xuan/Xu Jian Jun, dalam laga tiga gim yang berlangsung ketat.

Rahmat/Yeremia membuka gim pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-13.

Namun, mereka kehilangan kendali di gim kedua dan kalah dengan skor 7-21. Berusaha bangkit di gim penentu, pasangan ini sukses menutup pertandingan dengan skor 21-14 dalam tempo 40 menit.

“Alhamdulillah kami bisa bermain dengan baik tanpa cedera, meskipun di gim kedua tadi sempat tidak bisa mengatasi permainan lawan. Ke depannya kami harus bisa menguasai keadaan lapangan yang berbeda dengan saat latihan dan tentunya juga cuaca yang dingin,” ungkap Rahmat.

Baca Juga: Prediksi Skor Atletico Madrid vs Real Madrid di Liga Champions: Derbi Sengit, Berakhir Imbang?

“Gim kedua tadi kami tidak yakin dan ragu-ragu dengan permainan kami, serta banyak melakukan kesalahan sendiri,” tambah Yeremia.

Di babak kedua, Rahmat/Yeremia akan kembali menghadapi wakil China, yakni pasangan Cheng Yong Rui/Chen Zhe Han.

Baca Juga: MESKI DIAMBIL SUMPAH, Emil Audero - Joey Pelupessy - Dean James BELUM JUGA BISA Bela Timnas Indonesia Lawan Australia, TUNGGU Perpindahan Federasi

Sementara itu, tunggal putra Indonesia, Yohanes Saut Marcellyno, harus tersingkir setelah kalah dari Zhou Xin Yu.

Meski demikian, secara keseluruhan, lima wakil Indonesia sukses tampil gemilang di babak 32 besar Ruichang China Masters 2025. ***