POJOKSATU.ID - Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melanjutkan performa apiknya di Indonesia Open 2024. Mereka kini menembus babak semifinal.
Sabar/Reza lolos ke semifinal turnamen BWF Super 1000 ini usai membungkam ganda putra Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan di babak perempat final, Jumat malam 7 Juni 2024.
Pertandingan Sabar Reza vs Lee/Yang berlangsung di Lapangan 2 Istora Senayan Jakarta. Kedua pasangan bermain alot untuk meraih tiket semifinal Indonesia Open 2024.
Sabar Reza yang berperingkat 29 dunia sebenarnya tidak diunggulkan pada laga ini. Maklum, lawannya merupakan ganda putra ranking 12 dunia saat ini.
Meski demikian, ganda putra Indonesia non-pelatnas ini mampu bermain agresif dan taktis untuk meredam permainan Lee/Yang.
Hal itu mereka tunjukkan pada gim pertama dengan mampu unggul 11-9 saat interval sebelum memenangkan gim ini dengan 21-17.
Baca Juga: Jadwal Indonesia Open Hari Ini Jumat 7 Juni: 4 Wakil Tuan Rumah Berjuang ke Semifinal
Memasuki gim kedua, Lee/Yang bermain lebih agresif. Di sisi lain, Sabar/Reza kerap melakukan kesalahan sendiri.
Meski sempat menyamakan skor 10-10, namun Sabar Reza tertinggal 10-11 saat interval gim kedua.
Bahkan setelah jeda interval, permainan wakil Indonesia kian kendor dan harus menyerah 14-21, sehingga harus lanjut ke gim ketiga.
Baca Juga: Klasemen Terbaru Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Kini Hanya Unggul Satu Poin dari Vietnam
Pada awal gim penentuan, perolehan poin kedua pasangan cukup ketat. Namun Sabar Reza berhasil memaksimalkan kelengahan lawan dan unggul 11-7 saat interval.
Setelah itu, Sabar/Reza tak lagi memberi kesempatan kepada Lee/Yang untuk mengembangkan permainan.
Dan sebuah pengembalian shuttle kock dari Lee Jhe-Huei tersangkut di net sehingga membuat Sabar Reza menang 21-16.
Sabar/Reza pun lolos ke semifinal Indonesia Open 2024, turnamen BWF berhadiah total USD 1,3 juta (Rp 21 miliar).
Kemenangan ini juga jadi pembalasan sempurna bagi Sabar Reza atas Lee/Yang.
Pasalnya, pada pertemuan pertama kedua pasangan di babak 32 besar Thailand Open 2024, Januari lalu, Sabar Reza kalah 11-21, 21-13 dan 18-21.
Jorji dan Deglo Gugur
Sabar/Reza menjadi wakil tuan rumah pertama yang lolos ke semifinal Indonesia Open 2024, setelah dua wakil Merah Putih sebelumnya kalah dari lawan-lawannya.
Antara lain ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja atau Deglo yang takluk dari pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.
Deglo tak berkutik menghadapi unggulan keenam itu dan menyerah dua set langsung dengan skor 16-21 dan 17-21 dalam waktu 41 menit.
Setali tiga uang dengan andalan Indonesia di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung atau Jorji.
Baca Juga: Satu Keluarga Tewas Tertimpa Tanah Longsor di NTT, Jasadnya Ditemukan di Atas Tempat Tidur
Jorji juga gugur di perempat final Indonesia OPen 2024 usai takluk dari unggulan keenam asal China, Wang Zhi Yi.
Jorji kalah dua set langsung dengan skor 8-21 dan 18-21 dari tunggal putri ranking 6 dunia itu. Hasil yang membuat head to head Jorji vs Wang Zhi Yi menjadi imbang 3-3.
Masih ada satu wakil Indonesia yang akan bertanding pada babak 8 besar, laga terakhir di Lapangan 1 Istora Senayan, Jumat malam ini. Diperkirakan pukul 20.30 WIB.
Yakni ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana atau Bakri yang akan menghadapi unggulan keempat asal Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.
Astrup/Rasmussen, pemegang tiga gelar juara Eropa berperingkat empat dunia ini merupakan lawan tangguh bagi Bakri (ranking 11 dunia).
Merujuk pada head to head atau rekor pertemuan kedua pasangan, hasilnya cukup mengkhawatirkan bagi wakil Indonesia.
Pasalnya, dari empat bentrok sebelumnya Fikri/Bagas vs Astrup/Rasmussen, selalu dimenangkan wakil Denmark.
Baca Juga: Jawa Barat Targetkan 100 Juta Wisatawan Domestik dan 1 Juta Wisatawan Mancanegara
Termasuk pada babak pertama India Open 2024, Januari lalu, Bakri kalah rubber game 18-21, 21-17 dan 14-21.
Meski demikian, Bakri tentu saja tetap punya peluang mengalahkan Astrup/Rasmussen, terutama karena mereka akan mendapat dukungan penuh dari penonton di Istora Senayan.***

