POJOKSATU.ID - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu / Siti Fadia Silva Ramadhanti atau yang karib dengan akronim Prifad, menjadi perbincangan setelah menembus final Kejuaraan Dunia BWF 2023.
Pada final Kejuaraan Dunia BWF 2023 di Royal Arena Copenhagen Denmark, Minggu 27 Agustus 2023, Prifad akan menghadapi unggulan pertama, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dari Tiongkok.
Ini merupakan kali pertama ganda putri Indonesia menembus final Kejuaraan Dunia BWF sejak Finarsih/Lili Tampi melakukannya pada 1995.
Baca Juga: Head to Head Prifad vs Chen/Jia Jelang Final Kejuaraan Dunia BWF 2023, Wakil Indonesia Pernah Menang
Meski tidak diunggulkan dari Chen/Jia yang merupakan juara bertahan, Prifad tentu saja punya kans menjadi juara dunia.
Patut dicatat bahwa ini adalah penampilan debut Prifad yang baru berpasangan pada Mei 2022 (Sea Games 2022 Hanoi) lalu, namun bisa langsung menembus partai puncak turnamen BWF grade 1 ini.
Dalam perjalanannya menuju final Kejuaraan Dunia BWF 2023, Prifad -peringkat 12 dunia- menyingkirkan sejumlah pemain top dunia yang tentu saja peringkatnya lebih tinggi.
Baca Juga: Jadwal Final Kejuaraan Dunia BWF 2023, Prifad Main Jam Berapa?
Sebagai pasangan unggulan ke-11, Prifad mendapat bye pada babak pertama (64 besar).
Lalu di babak kedua, peraih medali emas SEA Games 2022 ini menyingkirkan duo Belanda Debora Jille/Cheryl Seinen (ranking 33 dunia) dengan skor 19-21, 21-14 dan 21-16.
Pada babak 16 besar, Prifad tampil luar biasa dengan memulangkan unggulan kedua asal Korea, Baek Ha Na/Lee So Hee (rangking 2 dunia).
Juara Indonesia Open 2023 itu dilibas Prifad dengan dua set langsung, 21-12 dan 21-14 dalam waktu 41 menit.
Prifad melanjutkan performa apiknya di babak perempat final dengan menyingkirkan unggulan kelima dari Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.
Lewat pertandingan rubber game berdurasi 77 menit, Apriyani/Fadia menundukkan juara All England 2020 itu dengan skor 21-18, 13-21 dan 21-10.
Unggulan ketiga asal Korea, Kim So Yeong/Kong Hee Yong jadi korban berikutnya Prifad di babak semifinal, Sabtu malam tadi.
Baca Juga: Jadwal Bola Hari Ini Minggu 27 Agustus: Bali United, Man City, Liverpool dan Barcelona
Mengandalkan permainan cepat, smesh keras Apriyani dan akurasi penempatan shuttlekock dari Siti Fadia, wakil Indonesia pecundangi juara All England 2023 itu.
Hanya dalam waktu 52 menit, Prifad menang dua set langsung dengan skor 21-9 dan 22-20 untuk menyegel tiket final Kejuaraan Dunia BWF 2023.
Kini Prifad sudah berada di partai puncak dan lawan berat lainnya menjadi tantangan terakhir bagi Apriyani/Siti Fadia untuk jadi juara dunia 2023.
Baca Juga: Daftar Juara Piala AFF U23 Sepanjang Sejarah, Vietnam Rajanya
Yakni harus menghadapi ganda putri terbaik dunia yang juga 3 kali juara dunia (2017, 2021 dan 2022), Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dari China.
Bagaimana head to head Prifad vs Chen/Jia?
Sebelum laga final malam ini, Prifad sudah lima kali bertemu juara bertahan itu.
Pertemuan pertama di final Indonesia Masters 2022, Chen/Jia menang 21-18 dan 21-12.
Baca Juga: Arkhan Fikri Pemain Terbaik Piala AFF U23 2023, Gelar Hiburan Setelah Garuda Muda Kalah dari Vietnam
Prifad membalas ketika kembali bertemu ganda putri ranking satu dunia itu di perempat final Malaysia Open 2022, dengan skor 14-21, 21-13 dan 21-16.
Itu merupakan kemenangan satu-satunya Prifad atas Chen/Jia sejauh ini.
Sebab tiga bentrok berikutnya, Prifad selalu kalah dari duo Tiongkok ini.
Terbaru di semifinal Malaysia Open 2023, tapi saat itu Prifad mundur pada awal gim kedua karena Siti Fadia Silva Ramadhanti mengalami cedera.
Memang secara head to head Prifad kalah 1-4, tapi bukan tidak mungkin Chen/Jia jadi korban berikut Prifad sekaligus jadi kampiun Kejuaraan Dunia BWF 2023. Semoga!***

