Uber Cup 2022 : Sempat Nangis dan Gak Mau Ngomong Usai Dikalahkan Biqis, Yamaguchi Akhirnya Bilang Begini

Tunggal putri Indonesia, Bilqis Prasista dan tunggal putri Jepang, Akane Yamaguchi. Foto-foto: PBSI dan BWF
Tunggal putri Indonesia, Bilqis Prasista dan tunggal putri Jepang, Akane Yamaguchi. Foto-foto: PBSI dan BWF

POJOKSATU.ID, BANGKOK – Tunggal putri nomor satu dunia, Akane Yamaguchi sangat kecewa setelah di luar dugaan kalah dari tunggal putri Indonesia, Bilqis Prasista pada laga terakhir Grup A Uber Cup 2022 antara Indonesia vs Jepang, Rabu (11/5) pagi WIB.


Bilqis vs Yamaguchi tampil pada partai pertama di Court 1 Impact Arena, Bangkok, Thailand.

BACA JUGA : Dipermalukan Bilqis Prasista, Ratu Bulutangkis Dunia Syok Berat, Nangis Sampai Harus Ditenangkan Staf BWF

Bilqis mencuri perhatian dunia dengan mengalahkan jagoan Jepang itu dengan straight game, 21-19 dan 21-19 hanya dalam waktu 35 menit.


Pebulu tangkis kelahiran Magelang itu mengaku hanya bermain tanpa beban dan berusaha menikmati jalannya pertandingan. Meski meladeni pemain yang secara peringkat jauh di atasnya, Bilqis yakin semua hal bisa terjadi di lapangan.

Bahkan kedua orang tuanya yang juga mantan pebulu tangkis nasional, yaitu Joko Suprianto (juara dunia 1993) dan Zelin Resiana, ikut menyemangati putrinya.

“Pokoknya yang penting yakin saja sama diri sendiri, jangan banyak mati sendiri dulu saja dan tekniknya bikin di lari-lari terus. Orang tua juga berpesan agar harus percaya diri, kita pasti bisa asal ada kemauan. Semuanya tidak ada yang tidak mungkin, apapun bisa terjadi,” kata Bilqis.

Akane Yamaguchi yang juga ikut memasuki ruang wawancara bersama Bilqis terlihat menangis dan sempat tidak mau berkomentar soal pertandingannya melawan Bilqis.

BACA JUGA : Rowing dan Silat Sumbang 3 Emas Indonesia, Ini Update Klasemen Medali Sea Games 2021

Situasi kurang mengenakan yang dialami Akane membuat sejumlah staf Federasi Badminton Dunia (BWF) dan media lokal Jepang ikut menenangkan dan menyemangati pebulu tangkis berusia 24 tahun itu.

Yamaguchi sangat terguncang oleh kekalahan itu, sempat enggan berkomentar selama wawancara pasca-pertandingannya.

Namun beberapa saat kemudian, Yamaguchi akhirnya angkat bicara menanggapi kekalahan mengejutkan dari pebulutangkis peringkat 333 dunia itu.

“Saya satu-satunya alasan saya kalah. Saya tidak mengontrol pertandingan dengan baik,” aku juara dunia itu setelah menenangkan diri, dikutip dari laman resmi BWF.

Meski Bilqis mengalahkan Yamaguchi, namun empat partai berikutnya para Srikandi Indonesia menelan kekalahan.

Sehingga Indonesia kalah 1-4 dan harus puas lolos ke perampt final Uber Cup 2022 dengan status runner up Grup A.(fat/pojoksatu)