Hasil Lengkap BAC 2022: China Mendominasi, Jepang Gigit Jari, Pramudya/Yeremia Akhiri Dahaga Gelar Indonesia

Pramudya Kusumawardana / Yeremia Erich Yoche Rambitan sukses meraih medali emas Kejuaraan Bulu Tangkis Asia atau Badminton Asia Championship (BAC) 2022, di Manila, Filipina, Minggu (1/5). Foto: pbsi
Pramudya Kusumawardana / Yeremia Erich Yoche Rambitan sukses meraih medali emas Kejuaraan Bulu Tangkis Asia atau Badminton Asia Championship (BAC) 2022, di Manila, Filipina, Minggu (1/5). Foto: pbsi

POJOKSATU.ID, MANILA – Kejuaraan Asia atau Badminton Asia Championship (BAC) 2022 sudah berakhir, Minggu (1/5) malam WIB. China mendominasi dengan meraih tiga gelar, sementara ganda putra Indonesia mengakhiri puasa gelar di turnamen ini.


Pada pertandingan final BAC 2022 yang digelar di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina, wakil Tiongkok berjaya di tiga nomor. Masing-masing tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran.

Indonesia dan Malaysia berbagi gelar di nomor ganda putra dan tunggal putra.


Sementara Jepang yang mengirim dua wakilnya ke partai puncak harus puas meraih medali perak di sektor tunggal putri dan ganda putri.

Di nomor tunggal putri, pemain non unggulan asal China, Wang Zhi Yi menaklukkan ratu bulutangkis dunia, Akane Yamaguchi asal Jepang.

Wang mengalahkan unggulan pertama itu dengan rubber game, 15-21, 21-13 dan 21-19 dalam waktu 78 menit.

Di sektor ganda campuran, terjadi final sesama pemain China. Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong yang merupakan unggulan pertama mengalahkan kompatriotnya, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping, 21-17 dan 21-8.

Gelar ketiga China datang dari sektor ganda putri setelah Chen Qing Chen/Jia Yi Fan mengatasi perlawanan pasangan non unggulan asal Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi dengan 21-11 dan 21-15.

Indonesia meraih medali emas di sektor ganda putra setelah Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menumbangkan ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Pramudya/Yeremia hanya butuh waktu 29 menit untuk menaklukkan unggulan kelima itu dengan 23-21 dan 21-10.

Prestaisi ini sekaligus memutus paceklik gelar ganda putra Indonesia di BAC yang sudah berlangsung selama 13 tahun.

Terakhir kali ganda putra Indonesia menjuarai turnamen Super 1000 ini terjadi pada 2009 lalu di Korea Selatan.

Saat itu, Markis Kido/Hendra Setiawan menang dua gim langsung 21-18, 26-24 kontra wakil tuan rumah, Ko Sung-hyun/Yoo Yeon-seong.

Hasil ini juga menjadi pembuktian bagi Pramudya/Yeremia yang sempat disorot setelah rentetan hasil minor pada 2022.

Sebelum menjuarai BAC 2022, prestasi terbaik The Prayer di musim ini ialah menembus semifinal Swiss Open 2022 sebelum akhirnya keok dari duo Malaysia, Goh Sze Fei / Nur Izzuddin dengan skor 18-21, 18-21.

Selain itu, Pramudya/Yeremia kandas di babak pertama All England dan babak kedua Korea Open.

Sayangnya sukses Pramudya/Yeremia gagal diikuti tunggal putra Jonatan Christie.

Menghadapi tunggal putra terbaik Malaysia, Lee Zii Jia, Jojo takluk straight game 17-21 dan 21-23 dalam tempo 45 menit. (fat/pojoksatu)

Hasil Lengkap Final BAC 2022

  • WS – Wang Zhi Yi (CHN) vs Akane Yamaguchi (JPN/1) : 15-21, 21-13 dan 21-19 : 78 menit
  • XD – Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (CHN/1) vs Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (CHN/3) : 21-17 dan 21-8 : 37 menit
  • WD – Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (CHN/1) vs Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (JPN) : 21-11 dan 21-15 : 44 menit
  • MD – Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (INA) vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (MAS/5) : 23-21 dan 21-10 : 29 menit
  • MS – Lee Zii Jia (MAS/3) vs Jonatan Christie (INA/4) : 21-17 dan 23-21 : 45 menit