Ganda Putra Nomor 1 Ceko Idolakan Hendra dan Kevin

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo juara Indonesia Masters 2020 setelah mengalahkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di final, Minggu (19/1/2020). ft/@badmintonindonesia
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo juara Indonesia Masters 2020 setelah mengalahkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di final, Minggu (19/1/2020). ft/@badmintonindonesia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ganda putra nomor satu Republik Ceko Tomas Svejda mengaku mengidolakan dua pemain Indonesia Hendra Setiawan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo.


Tomas Svejda, kepada Badminton Europe mengaku mengangumi gaya permainan Hendra dan Kevin. Dikataan, ganda yang berada di ranking satu dan dua dunia itu merupakan inspirasi penting baginya.

“Ganda Indonesia jadi inspirasi terbesar saya. Mereka memiliki kecepatan, ketenangan, dan kreativitas. Permainan saya terinspirasi dari Kevin Sanjaya dan Hendra Setiawan. Mereka pemain favorit saya,” kata Svejda.

Svejda pun mengaku pernah berkunjung ke klub asal Hendra, PB Jaya Raya, demi mendapat kesempatan berlatih dan bertanding.


“Tahun lalu, saya sempat mengunjungi PB Jaya Raya dan mendapat kesempatan berlatih dengan pemain-pemain hebat. Itu adalah pengalaman yang sangat berharga. Saya belajar banyak di sana,” ujarnya.

Svejda dan pasangannya Jaromir Janacek melakukan debut pada Kejuaraan Dunia 2019. Namun langsung kalah di babak 64 besar.

Mereka disingkirkan ganda Rusia Vladimir Nikulov/Artem Serpionov dalam rubber game yang berakhir dengan skor 18-21, 21-13, 18-21.

Meski begitu, Svejda tetap bersyukur bisa merasakan kompetisi di kelas senior karena usianya ketika itu masih 17 tahun.

“Saya sangat senang bisa masuk kualifikasi Kejuaraan Eropa di Minsk (Belarus) dan Kejuaraan Dunia di Basel, tahun lalu. Kami akan bertanding lebih banyak di ajang future series dan meraih juara seperti waktu di Lithuanian International 2018 dan Slovenian Future 2019,” ucap Svejda.

Dia menambahkan, perjalanan sebagai seorang pebulu tangkis masih panjang. Terlebih usianya masih 18 tahun. Svejda mengaku masih banyak kejuaraan yang harus dia ikuti.

Browser anti blokir Kojop sudah bisa diunduh di Play Store, klik bit.ly/kojop

(jpc/pojoksatu)