Pelatih Tunggal Putra Berstatus PDP Corona, Jonatan dan Ginting Bakal Tes

Pelatih tunggal putra Hendry Saputra. (PP PBSI)

POJOKSATU.id, JAKARTA – PBSI mengumumkan pelatih kepala tunggal putra Hendry Saputra berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.


Terkait ini, Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto memastikan atlet tunggal putra seperti Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Shesar Hiren Rhustavito dalam kondisi baik dan masih menjalami isolasi mandiri.

Disebutkan, mereka pun sudah didaftarkan untuk menjalani tes virus korona. Saat ini, posisinya masih menunggu giliran.

“Mereka baik, sehat-sehat saja. Kondisinya terus dipantau tim dokter PBSI,” katanya.


“Kan status coach Hendry masih PDP belum divonis positif. Baru diketahui hasilnya tiga hari ke depan. Semoga negatif hasilnya. Kita doakan saja semoga coach Hendry dan semua yang ada di Pelatnas Cipayung sehat,” sambungnya.

Dirinya menambahkan, masa isolasi mandiri tim All England 2020 juga diperpanjang hingga awal April. Selain itu, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur juga sudah mendatangi Pelatnas dan mendata siapa saja yang melakuan kontak dengan PDP dan tindakan apa yang harus dilakukan.

Sementara itu, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menuturkan status pdp Hendry bisa menjadi peringatan bagi para atlet nasional.

Pasalnya, virus tersebut bisa menyerang siapa saja, termasuk atlet. Sehingga harus ada pencegahan dini.

“Ini alarm bagi kita. Saya minta kepada para pengurus pelatnas supaya mengutamakan keselamatan dan kesehatan atlet. Terus dipantau,” kata Okto.

Dengan adanya kejadian tersebut Okto merasa prihatin. Namun, dia juga menyambut baik respons PBSI yang sigap menangani kasus tersebut.

“Mereka (PBSI) langsung mengisolasi para atlet dan ofisial. Selain itu, Pelatnas Cipayung kini benar-benar tertutup dan tidak ada arus keluar masuk,” ujarnya.

Browser anti blokir Kojop bisa diunduh di PlayStore, klik bit.ly/kojop

(jpc/pojoksatu)