All England : Tim Indonesia Tetap Berangkat 7 Maret

piala thomas dan uber,
Foto Ilustrasi: Bulu Tangkis

POJOSATU.id, JAKARTA – Tim Indonesia tetap berangkat mengikuti All England 2020 di Birmingham, meski dibayangi isu penyebaran virus corona.


Kepastian ini disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti, Kamis (5/3).

Susy menuturkan, pihaknya yakin para atlet maupun ofisial yakin tidak akan terpengaruh adanya virus corona. Selain itu, berbagai persiapan nonteknis untuk melindungi atlet selama pertandingan dan keberadaan di Inggris juga sudah diberikan.


“Sejak virus korona menebar, atlet dan tim ofisial yang berangkat pasti dibekali masker dan hand sanitizer. Persiapan teknis mereka juga sudah baik dan siap untuk menghadapi pertandingan,” katanya.

Adapun di turnamen All England, tim Indonesia akan membawa 25 pemain. Mereka adalah Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamujo, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira dari sektor ganda putra.

Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito dan Tommy Sugiarto.

Untuk ganda putri, Indonesia menurunkan juara Spain Masters 2020 Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan ganda muda Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

Sedangkan dari ganda campuran, ada Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, dan Adnan Maulana/Mychelle Chrystine Bandaso.

Terakhir, pada tunggal putri. Indonesia hanya mengirimkan satu pemain saja yakni Gregoria Mariska Tunjung.

Selain itu tim Indonesia juga akan memasang satu target juara seperti pencapaian tahun lalu. Hanya saja, Susy tak menyebutkan secara spesifik sektor mana yang dibebani target tersebut.

“Target kami tetap satu gelar, mempertahankan yang tahun lalu. Sektor mana yang ditargetkan, saya enggan menyebutkan. Dikhawatirkan jadi beban si atlet tesebut,” jelasnya.

Tim Indonesia akan bertolak ke Birmingham pada Sabtu malam (7/3) dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Chef de Mission tim Indonesia di All England 2020 Achmad Budiharto menuturkan, sebelum berangkat, pihaknya akan kembali memastikan semua oke.

“Kami tidak ingin sampai sana disuruh balik lagi atau dikarantina. Kami sudah tanya ke kedutaan, ada risiko seperti ini atau tidak?” ujarnya.

“Kalau ternyata ada perubahan kebijakan, akan kami lihat lagi sampai nanti sebelum berangkat. Sejauh belum ada travel warning terkait Indonesia sudah terpapar virus Covid-19, tapi di Inggris juga sudah ada kasus, walau di Birmingham masih cukup kondusif,” tambahnya.

(jpc/pojoksatu)