Ganda Campuran Indonesia Paling Terdampak Terkait Pembatalan German Open 2020

Hafiz Faisal/Gloria Emanuella Widjaja. (Dok PBSI)
Hafiz Faisal/Gloria Emanuella Widjaja. (Dok PBSI)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Federasi bulu tangkis Jerman (GBA) mengonfirmasi German Open 2020 yang sedianya berlangsung pada 3 sampai 8 Maret mendatang dibatalkan karena virus corona.

Keputusan ini merugikan, terutama sektor ganda campuran Indonesia.

Dua ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja tengah memburu poin kualifikasi Olimpiade 2020.

Berbeda dengan sektor lain, dua pekan lalu mereka tidak ikut terjun di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020 di Filipina sehingga tidak mendapatkan poin.

Yang paling terdampak adalah pasangan Hafiz/Gloria. Tahun lalu mereka mencapai final. Poinnya tinggi.

Kasubbid Hubungan Internasional PP PBSI Bambang Roedyanto menuturkan, dengan pembatalan turnamen, poin otomatis hilang.

Poin yang hilang itu pun mengurangi koleksi poin saat ini. “Tapi kan keganti dengan yang di Thailand,” tambah Rudy, sapaannya.

Hafiz/Gloria memang mencapai final Thailand Masters 2020 meski gagal juara. Capaian itu cukup buat mengamankan posisi mereka di peringkat ke-8 besar dunia.

Akan tetapi, jika ingin lebih aman, mereka harus melaju lebih jauh di All England. Kabar baiknya, bukan hanya mereka yang poinnya berkurang. Pasangan Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie yang posisinya di bawah Hafiz/Gloria itu mengalami hal serupa.

Kalau tidak mau terkejar oleh Goh/Lai, Hafiz/Gloria harus finis di posisi yang lebih baik di All England. “Minimal perempat final dan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie tidak sampai semifinal,” kata Rudy.

Sementara itu, Kabid Binpres PP PBSI Susy Susanti memaklumi kondisi itu meski cukup merugikan. Sebab, timnas sudah mempersiapkan perjalanan ke Jerman.

“Situasinya saat ini kurang kondusif. Memang disayangkan, tapi kalau demi keselamatan dan kesehatan atlet, kami berusaha untuk memakluminya,” tandasnya.

(jpc/pojoksatu)