BWF Pastikan Atlet Tiongkok Bebas Bermain di Manapun

piala thomas dan uber,
Foto Ilustrasi: Bulu Tangkis

POJOKSATU.id, JAKARTA – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menegaskan para pemain Tiongkok bebas bermain dalam ajang apapun yang diselenggarakan oleh BWF.


Dalam pernyataan resminya, BWF percaya tuan rumah akan memperlakukan atlet Tiongkok dengan baik, adil, dan tidak berbeda dari para pebulu tangkis dari negara-negara lain.

Meski begitu, BWF juga menyadari dan mengerti bahwa banyak negara yang melarang orang Tiongkok masuk ke negaranya. Peraturan yang sama berlaku bagi orang yang baru mengunjungi Tiongkok dalam 14 hari terakhir.


“Kami meminta semua anggota federasi dan tuan rumah untuk mengontak otoritas kesehatan nasional mereka. Tujuannya adalah memperhatikan para pemain internasional yang akan masuk ke negara mereka. Juga untuk mencari saran dan solusi terkait tindakan preventif terkait insiden ini (merebaknya virus corona, Red),” tulis pernyataan resmi BWF.

“Kami juga menyadari bahwa otoritas kesehatan nasional masing-masing anggota asosiasi memiliki aturan dan prosedur sendiri. Dan itu berbeda antara satu wilayah dengan wilayah yang lain,” tambahnya.

Lebih lanjut, dengan makin maraknya penyebaran virus korona dan belum ditemukannya vaksin untuk memberantas virus mematikan tersebut, BWF berjanji akan bekerja secara lebih intens dengan pada stakeholder.

Misalnya dengan Asosiasi Bulu Tangkis Tiongkok (CBA), semua anggota asosiasi, dan penyelenggara event. Selain itu, BWF juga akan menjalin kontak dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Komite Paralympic Internasional (IPC).

Tujuannya adalah berkoordinasi untuk menyelaraskan langkah agar semua upaya penyelenggaraan ajang berjalan baik dan tepat sasaran.

BWF juga menegaskan bahwa etika pertandingan akan berjalan dengan normal saja. Walau itu melibatkan atlet Tiongkok. Misalnya tos koin, berjabat tangan, sampai seremonial penyerahan medali.

“BWF juga memikirkan terkait masalah kesehatan, keamanan, dan logistik. BWF akan terus mengupdate segala perkembangan terkait virus corona kepada semua komunitas bulu tangkis internasional,” tambah pernyataan itu.

(jpc/pojoksatu)