POJOKSATU.id — Jakarta Bhayangkara Presisi memastikan tempat di Grand Final Proliga 2025 setelah tampil garang melawan Palembang Bank SumselBabel dalam laga lanjutan final four, Jumat (2/5/2025).
Tim asuhan Reidel Toiran menang mutlak 3-0 (25-22, 25-11, 25-22) di GOR Amongrogo, Yogyakarta, sekaligus menyingkirkan SumselBabel dari perebutan gelar.
Sejak peluit pertama, Bhayangkara langsung menggila.
Tanpa basa-basi, mereka menekan habis lawan dengan serangan bertubi-tubi yang sulit dibendung.
Spike keras dari Leonardo Leyva dan Kyle Russel menjadi senjata utama dalam merobek blok pertahanan SumselBabel yang terlihat kurang solid hari itu.
Meski sempat mendapat perlawanan dari Marco Sedlacek dan rekan-rekan yang berusaha menipiskan jarak, Bhayangkara tetap menjaga momentum dan menutup set pertama dengan skor 25-22.
Set Kedua Tanpa Kesempatan
Memasuki set kedua, Bhayangkara tampil lebih buas.
Disiplin tinggi dalam bertahan dan agresif dalam menyerang membuat mereka tak terbendung.
SumselBabel tak mampu mengimbangi tempo permainan tinggi Bhayangkara.
Rentetan poin pun terus mengalir deras hingga Bhayangkara menutup set ini dengan keunggulan telak 25-11. Dominasi total mereka di lapangan membuat arena bergemuruh.
Perlawanan Muncul, Tapi Terlambat
Di set ketiga, SumselBabel mulai memperlihatkan semangat perlawanan.
Blok pertahanan mereka mengeras, aliran bola mulai mengalir lancar, dan Gunter pun lebih leluasa melakukan eksekusi.
Namun, semua itu belum cukup untuk meredam servis tajam Kyle Russel.
Teror servisnya menghasilkan beberapa ace krusial dan membuat Bhayangkara mampu bangkit dari ketertinggalan 6-10 menjadi unggul 12-10.
Saat pertandingan memanas dan skor menipis menjadi 23-22, SumselBabel malah melakukan servis error di momen krusial.
Kesalahan ini dimanfaatkan Bhayangkara untuk menutup laga dengan skor 25-22 dan memastikan kemenangan straight set.
Tiket Final dan Tantangan LavAni
Kemenangan ini bukan hanya tentang tiga angka, tapi juga tiket menuju Grand Final Proliga 2025.
Bhayangkara Presisi dipastikan akan menantang sang juara bertahan Jakarta LavAni Livin’ Mandiri yang masih belum terkalahkan sejauh ini.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat SumselBabel harus mengubur mimpi mereka karena resmi tersingkir dari persaingan final. ***

