10 Fakta Menarik Usai The Daddies Taklukkan FajRi di Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2022

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lolos ke final Kejuaraan Dunia BWF 2022 usai mengalahkan kompatriotnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di semifinal, Sabtu (27/8) pagi WIB. Foto: pbsi
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lolos ke final Kejuaraan Dunia BWF 2022 usai mengalahkan kompatriotnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di semifinal, Sabtu (27/8) pagi WIB. Foto: pbsi

POJOKSATU.ID, TOKYO – Ada sejumlah fakta menarik usai Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lolos ke final Kejuaraan Dunia BWF 2022 dengan mengalahkan kompatriotnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di semifinal, Sabtu (27/8) pagi WIB.


Pertandingan semifinal bertajuk perang saudara Ahsan/Hendra atau The Daddies lawan Fajar/Rian (Fajri) di Lapangan 1 Tokyo Metropolitan Gymnasium.

The Daddies menang rubber game dengan 23-21, 12-21 dan 21-16 dalam waktu 52 menit.

Selanjutnya di final, Ahsan/Hendra akan menghadapi pemenang duel Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) lawan ganda India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.


BACA JUGA : Hasil Pendataan Guru Honorer 2022 Diumumkan Oktober, BKN Ingatkan Jangan Sampai Ada yang Dizalimi

The Daddies yang merupakan unggulan ketiga BWC 2022 kini menatap gelar juara dunia untuk kali keempat sepanjang karirnya.

Fakta Menarik Usai Daddies vs Fajri

1. Dikutip Pojoksatu.id dari laman resmi BWF, ini merupakan final keempat Daddies di Kejuaraan Dunia BWF. Pada tiga final sebelumnya, wakil Indonesia itu selalu bisa keluar sebagai juara dunia.

2. Final pertama Daddies terjadi pada 2013 di Guangzhou China, The Daddies jadi juara dunia untuk pertama kali dengan mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen dari Denmark.

BACA JUGA : Menangi Perang Saudara, The Daddies Capai Final Keempat Kejuaraan Dunia BWF

3. The Daddies meraih gelar juara dunia keduanya saat turnamen digelar di Jakarta. Pada partai puncak, mengalahkan duo China Liu Xiaolong/Qiu Zihan dengan 21-17 dan 21-14.

4. Pada Kejuaraan Dunia BWF 2019 di Basel, Swiss, The Daddies kembali menjadi juara dunia setelah mengalahkan ganda Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di final.

5. Dari tiga poin di atas, diketahui Ahsan/Hendra selalu keluar jadi juara setiap kali melenggang ke final Kejuaraan Dunia BWF.

6. Fakta tak kalah menarik adalah Ahsan/Hendra juga selalu menjuarai BWF World Tour Finals, setiap kali jadi juara dunia pada tahun yang sama.

BACA JUGA : Misteri Hasil Pemeriksaan Putri Candrawathi yang Belum Diumumkan Polisi Meski Sudah Digarap Lebih 12 Jam

7. Final Kejuaraan Dunia BWF 2022 ini merupakan final keempat The Daddies tahun ini. Sebelumnya mereka melenggang ke pertai puncak India Open 2022, All England 2022 dan Malaysia Masters 2022. Tapi tak sekalipun jadi juara.

8. Sejak menjuarai BWF World Tour Finals 2019, The Daddies tak pernah lagi merasakan gelar juara di semua turnamen (individu) yang diikuti.

9. The Daddies menjadi ganda putra tertua sepanjang sejarah bulutangkis yang mampu mencapai final Kejuaraan Dunia BWF. Hendra baru saja berulang tahun ke-38, sementara Ahsan berusia 35 tahun pada 7 September mendatang.

10. The Daddies sudah dipastikan jadi ganda tertua yang meraih medali (emas atau perak) di Kejuaraan Dunia BWF.

Demikian data dan fakta menarik usai Ahsan/Hendra mengalahkan Fajar/Rian di semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2022. (medil/pojoksatu)