8 Data dan Fakta Kejuaraan Dunia BWF, Termasuk Format dan Rekor

Kevin Sanjaya Sukamuljo akan tampil di Kejuaraan Dunia edisi ke-27, Tokyo pekan depan. Ada banyak data dan fakta Kejuaraan Dunia BWF yang wajib Anda ketahui. Foto: pbsi
Kevin Sanjaya Sukamuljo akan tampil di Kejuaraan Dunia edisi ke-27, Tokyo pekan depan. Ada banyak data dan fakta Kejuaraan Dunia BWF yang wajib Anda ketahui. Foto: pbsi

POJOKSATU.ID, TOKYO – Pecinta bulu tangkis dunia pastinya sudah tak sabar menyaksikan Kejuaraan Dunia 2022. Ada banyak data dan fakta menarik tentang kejuaraan dunia BWF yang sudah memasuki edisi ke-27.


Seperti diketahui, Kejuaraan Dunia BWF 2022 akan digelar di Tokyo, Jepang, 22-28 Agustus mendatang.

Indonesia mengirim 15 pemain/pasangan ke turnamen bergengsi ini. Termasuk ganda putra rangking satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo atau The Minions.


Tahun lalu, Kejuaraan Dunia BWF 2021 digelar di Spanyol. Indonesia tidak mengirim atletnya karena alasan pandemi Covid-19.

Adapun peraih medali emas Kejuaraan Dunia tahun lalu antara lain Loh Kean Yew (Singapura) berjaya di sektor tunggal putra.

BACA JUGA : Sejarah Kejuaraan Dunia BWF, Edisi 2022 Spesial Bagi Tokyo

Kemudian Akane Yamaguchi (Jepang) peraih medali emas tunggal putri. Duo Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi jawara ganda putra.

Chen Qing Chen/Jia Yi Fan jadi kampiun sektor ganda putri. Sementara pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai merajai nomor ganda campuran.

8 Fakta Kejuaraan Dunia BWF

1. Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis pertama kali digelar pada tahun 1977 di Malmo (Swedia).

2. Sejak pertama kali dieglar 1977, ini merupakan kali pertama Jepang (Tokyo) menjadi tuan rumah. Denmark (Kopenhagen) paling sering, 4 kali. Sementara Indonesia (Jakarta) sudah tiga kali jadi host.

BACA JUGA : Hasil Drawing Kejuaraan Dunia BWF 2022 Sektor Tunggal Putra, Ini Lawan 4 Wakil Indonesia

3. Awalnya, Kejuaraan Dunia digelar setiap tiga tahun. Turnamen ini memulai debutnya pada tahun 1977 dan dua edisi berikutnya adalah pada tahun 1980 dan 1983.

Sejak edisi keempat (1985), berubah menjadi turnamen dua tahunan hingga tahun 2005. Setelah itu menjadi turnamen tahunan.

4. Kejuaraan Dunia diadakan setiap tahun kecuali selama tahun-tahun Olimpiade. Kecuali edisi 2021, ketika Olimpiade Tokyo 2020 dan Kejuaraan Dunia 2021 diadakan di tahun yang sama karena penundaan Olimpiade dari 2020 gara-gara Pandemi Covid-19.

5. China merupakan negara paling sering jadi kampiun atau meraih medali emas, 67 kali. Indonesia kedua dengan 23 medali emas, diikuti Denmark dan Korea.

BACA JUGA : Inilah Skuad Indonesia untuk Kejuaraan Dunia BWF 2022 : Apriyani/Fadia Berpisah, The Minions Comeback

6. Howard Bach/Tony Gunawan yang jadi wakil Amerika Serikat, merupakan wakil negara non-Asia/Eropa yang jadi juara. Yakni sektor ganda putra pada Kejuaraan Dunia 2005 di Anaheim, AS.

Daniel Shirley/Sara Runesten-Petersen dari Selandia Baru memenangkan perunggu ganda campuran di turnamen yang sama.

7. Zhao Yunlei dari China memegang rekor pengoleksi medali terbanyak dengan 10 medali, termasuk lima emas, dua perak, dan tiga perunggu.

8. Untuk kategori putra, Lin Dan (Cina) dan Park Joo Bong (Korea) jadi pengoleksi gelar terbanyak, dengan masing-masing lima medali emas. Kategori putri, Zhao Yunlei adalah pemegang rekor, juga dengan lima medali emas.

Demikian data dan fakta menarik tentang Kejuaraan Dunia BWF yang tahun ini sudah memasuki edisi ke-27. (fat/pojoksatu)