PON XX Papua: Lalu Muhammad Zohri Tak Terbendung Jadi yang Tercepat

Sprinter NTB, Lalu Mohammad Zohri seusai mengikuti final lari 100 meter putra PON XX Papua di Stadion Atletik, Mimika Sport Complex, Rabu (06/10). Ft/PB PON Papua-Rommy Pujianto
Sprinter NTB, Lalu Mohammad Zohri seusai mengikuti final lari 100 meter putra PON XX Papua di Stadion Atletik, Mimika Sport Complex, Rabu (06/10). Ft/PB PON Papua-Rommy Pujianto

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Lalu Muhammad Zohri yang merupakan sprinter andalan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 lalu, dengan mudah meraih medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.


Lalu Muhammad Zohri meraih medali emas untuk Nusa Tenggara Barat (NTB) saat turun di cabor atletik nomor 100 meter putra, di Mimika Sport Complex (MSC), Rabu (6/10/2021).

Lalu Muhammad Zohri finis pertama dengan catatan waktu 10,46 detik.

Catatan waktu Zohri di final lebih baik dibandingkan yang dibuatnya pada saat seri pertama dengan 10,57 detik.


Menjadi pelari tercepat di PON Papua, Zohri masih membidik hasil maksimal di nomor lain.

Pada gelaran PON XX Papua, Zohri selain turun di nomor 100 meter. Dirinya juga akan main di nomor 200 m, 400 m dan estafet.

“Alhamdulilah bisa memberikan medali emas untuk NTB. Harapan saya ke depan saya bisa meraih medali emas lagi untuk NTB,” kata Lalu Muhammad Zohri dalam laman PON.

PON XX Papua menjadi perlombaan pertama bagi Zohri setelah turun di Olimpiade Tokyo 2020 lalu.

Dalam lomba hari ini, Lalu Muhammad Zohri unggul dari sprunter NTB lainnya, Sudirman Hadi dan Eko Rimbawan dari Kalimantan Tengah yang finis ketiga.(pon/jpnn/fat/pojoksatu)

Hasil final cabor atletik PON XX Papua nomor lari 100 meter putra:

1. Lalu Muhammad Zohri (NTB) catatan waktu 10.46 detik
2. Sudirman Hadi (NTB) catatan waktu 10.68 detik
3. Eko Rimbawan (Kalimantan Tengah) catatan waktu 10.69 detik
4. Wahyu Setiawan (DKI Jakarta) catatan waktu 10.694 detik
5. Yaspi Bobby (Sumatera Barat) catatan waktu 10.75 detik
6. Moch. Bisma Diwa Abina (Jawa Timur) catatan waktu 10.79 detik
7. Adith Rico Pradana (Jawa Tengah) catatan waktu 10.83 detik
8. I Dewa Made Mudiyasa (Bali) catatan waktu 10.93 detik.