Simak Perjalanan Karir Valentino Rossi, Lebih 2 Dekade Jadi Ikon MotoGP

Valentino Rossi umumkan pensiun dari MotoGP, Kamis (5/8/2021) malam WIB.
Valentino Rossi umumkan pensiun dari MotoGP, Kamis (5/8/2021) malam WIB. Ft/dari laman crash.net

POJOKSATU.ID, JAKARTA – MotoGP adalah Valentino Rossi. Begitulah gambaran betapa ikoniknya pebalap berkebangsaan Italia di balapan motor paling bergengsi di dunia itu. Sayang, Rossi sudah memutuskan pensiun.


Valentino Rossi sendiri yang menyampaikan pengumuman ‘menyedihkan’ ini, dalam konferensi pers jelang MotoGP Styrian di Austria, Kamis (5/8/2021) malam WIB.

BACA JUGA: Pesan Menyentuh Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP Setelah 26 Tahun: Tahun Depan Hidup Saya Berubah!

Setelah 26 musim mengadu keterampilannya di lintasan balapan, mencatat sembilan kali juara dunia, pebalap yang identik dengan nomor 46 itu akhirnya memutuskan pensiun setelah MotoGP musim 2021 ini berakhir.

“Saya sudah memutuskan untuk berhenti di akhir musim ini jadi sayangnya ini akan menjadi setengah musim terakhir saya sebagai pebalap MotoGP,” kata Rossi, dikutip Pojoksatu.id dari Crash.net.


“Sulit. Ini momen yang menyedihkan, karena sulit untuk mengatakan dan mengetahui bahwa tahun depan saya tidak akan balapan dengan sepeda motor.”

“Saya sudah melakukan ini selama kurang lebih 30 tahun! Jadi tahun depan hidup saya akan berubah.”

“Tapi bagaimanapun itu luar biasa. Saya sangat menikmatinya. Itu adalah perjalanan yang sangat panjang.”

“Benar-benar menyenangkan, 26 tahun di kejuaraan dunia. Saya memiliki momen tak terlupakan dengan semua tim saya dan semua orang yang bekerja untuk saya,” tuturnya.

Banyak penggemar menyukai MotoGP karena Rossi. Itulah mengapa The Doctor bisa disebut sebagai ikon MotoGP.

Pembalap kelahiran Urbino, Italia ini, menjalani debutnya di dunia balap motor profesional saat berusia 17 tahun, tepatnya pada 1996.

Saat itu, ia dipercaya untuk memperkuat tim lokal, Scuderia AGV Aprilia, di kelas 125cc (Sekarang Moto3).

BACA JUGA: BREAKING NEWS! Valentino Rossi Umumkan Pensiun dari Balapan MotoGP

Pada musim debutnya, Rossi hanya mampu finis kesembilan di klasemen akhir kelas 125cc.

Meski demikian, pada musim debut Rossi itu, ia dua kali naik podium dari 15 seri. Termasuk sekali jadi juara.

Tahun berikutnya, Rossi jadi juara dunia 125cc dan sejak saat itu gelar demi gelar direngkuh pebalap yang kini berusia 42 tahun.

Karir Cemerlang Valentino Rossi

1. Tahun Kedua di Kelas 125cc Raih Gelar Juara Dunia Pertamanya

Musim kedua Rossi di kelas 125cc, dia bergabung dengan Nastro Azzurro Aprilia pada 1997. Pada musim itu, dia tampil mengesankan dengan 11 kali menang dari 15 seri yang diperlombakan.

Pada kelas 125cc musim 1997 ini, Valentino Rossi meraih gelar juara dunia pertamanya.

Dengan tim yang sama, ia promosi ke kelas 250cc pada 1998. Pada musim perdananya di kelas tersebut, dia juga langsung mengakhiri klasemen sebagai runner-up di bawah Loris Capirossi.

2. Juara Dunia Kelas 250cc dan Promosi ke MotoGP

Memasuki musim kedua di kelas 250cc, Rossi memilih berganti tim dengan bergabung ke Aprilia Grand Prix Racing.

Seperti halnya di kelas 125cc, Rossi juga menjadi juara dunia pada musim kedua di kelas ini dengan koleksi sembilan kemenangan.

Keberhasilan itu pun membuat tim besar Honda tertarik menggaetnya. Benar saja, Honda mengontraknya dan membawa Rossi promosi ke MotoGP.

3. Juara Dunia MotoGP bersama Tim Honda

Musim debutnya di kelas utama MotoGP (kala itu disebut kelas 500cc) tak bisa dikatakan buruk. Pada MotoGP musim 2000 itu Rossi finis sebagai runner-up.

Setahun berikutnya Rossi menjadi juara dunia MotoGP 2001. Gelar ini diraih berturut-turut sampai 2003.

Sayang, kegemilangannya itu harus diakhiri dengan konflik internal dengan direksi Honda.

4. Lebih Tenar Bersama Yamaha

Akhirnya, Rossi memilih hengkang dari Honda dan memutuskan bergabung dengan Yamaha pada 2004. Meski berganti tim, Rossi justru makin melebarkan sayapnya.

Pada tahun yang sama, Rossi langsung menyabet gelar juara dunia MotoGP. Ia pun meneruskan tren positif itu dengan merengkuh tiga gelar juara lagi (2005, 2008, dan 2009).

5. Sejak MotoGP 2011 Mulai Kesulitan Bersaing

Perjalanan Rossi perlahan-lahan mengalami penurunan semenjak memasuki usia 31 tahun, tepatnya pada 2010 silam. Pada musim itu, ia hanya berakhir di posisi ketiga klasemen akhir.

Pada tahun berikutnya, ia makin menurun. Ia pun sempat berganti tim dengan bergabung ke Ducati pada 2011-2012. Akan tetapi, ia justru mengalami musim terburuknya dengan tidak pernah sekali pun meraih kemenangan bersama Ducati.

Rossi pun kembali ke Yamaha pada 2013, tetapi tren positifnya tidak lagi dapat diulangi. Rossi bahkan turun kasta dengan membela tim satelit Yamaha, Petronas Yamaha SRT, di MotoGP 2021.

Membela tim satelit Yamaha tak kunjung bisa membawa Rossi bersaing di papan atas.

Dari sembilan seri yang sudah berjalan (sebelum GP Styria di Austria), Rossi masih tercecer di posisi ke-19 klasemen sementara musim ini dengan koleksi 17 poin.

Fakta itu membuat Valentino Rossi menyadari bahwa inilah waktu yang tepat untuk berhenti, pensiun dari MotoGP.(fat/pojoksatu)