Anthony Ginting Kesal Tersingkir di Semifinal Olimpiade Tokyo 2020, Gara-gara Ini

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. ft/Lintao Zhang-Getty Images
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. ft/Lintao Zhang-Getty Images

“Saya pikir Chen Long bermain berbeda hari ini dari pertemuan sebelumya. Dia mencoba untuk tidak terlalu banyak mengangkat shuttlecock, jadi saya pikir itu sebabnya dia bisa mengontrol pertandingan dari awal hingga akhir. Dia tidak membuat banyak kesalahan. Pada pertandingan ini dia pemain yang sangat fokus,” tutur Ginting.


Setelah kekalahan ini Ginting akan berjuang keras untuk bisa membawa pulang medali perunggu.

Sebab tampil di semifinal Olimpiade adalah satu di antara mimpinya yang menjadi kenyataan, walaupun tak berlanjut hingga partai puncak.

Untuk itu dirinya ingin fokus dan menikmati momentum ini.


“Ini akan sangat berarti bagi saya. Ini adalah Olimpiade pertama saya, saya sudah berusaha sangat keras.”

“Untuk sampai ke tahap ini (semifinal) ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, jadi saya tidak mau melewatkan kesempatan ini begitu saja, jadi saya akan mencoba untuk recovery, tetap fokus dan nikmati momen ini,” katanya.

Ginting masih akan bermain di perebutan medali perunggu melawan pemain Guatemala yang membuat kejutan di Olimpiade Tokyo, Kevin Cordon.

Pebulu tangkis berusia 34 tahun ini gagal melangkah ke babak final usai dikalahkan unggulan keempat turnamen Viktor Axelsen di babak semifinal dengan skor 18-21 dan 11-21.

Rencananya partai perebutan medali perunggu yang mempertemukan Kevin Cordon menghadapi Anthony Ginting akan digelar di Musashino Forest Plaza, Tokyo, Senin (2/7) WIB. (jpnn/fat/pojoksatu)