Jojo Tersingkir, Anthony Ginting Jadi Tumpuan Indonesia

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. ft/badmintonphoto
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. ft/badmintonphoto

POJOKSATU.ID, TOKYO – Harapan Indonesia meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dari nomor tunggal putra tinggal bertumpu pada Anthony Sinisuka Ginting. Pasalnya, kompatriot Ginting, Jonatan Christie gugur di babak 16 besar.


Jonatan Christie yang menghadapi wakil China, Shi Yu Qi di babak sistem gugur takluk dua set langsung, 11-21 dan 9-21.

BACA JUGA: Jadwal Wakil Indonesia Hari Ini, Cabor Badminton Olimpiade Tokyo 2020

Pada laga yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Kamis (29/7/2021) petang WIB, Jojo -panggilan akrab Jonatan Christie- memang kerepotan meladeni permainan wakil Tiongkok itu.

Pada gim pertama, Jojo banyak melakukan kesalahan sendiri hingga memudahkan Shi Yu Qi menutup interval pertama dengan keunggulan 11-4.


Selepas jeda, Jojo seperti belum bisa lepas dari tekanan lawan.

Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu kerap kesulitan menahan serangan dari wakil Negeri Tirai Bambu tersebut.

Alhasil, tunggal putra Indonesia itu harus menutup set pertama dengan kekalahan 11-21.

Memasuki gim kedua, Shi Yu Qi belum mengendurkan serangannya. Sementara Jojo terlihat berusaha keras mengimbangi permainan lawannya itu.

Beberapa kali pukulan yang dilancarkan Jonatan mampu menyulitkan Shi Yu Qi.

Perolehan angka jauh lebih ketat di gim kedua ini. Sempat unggul 5-4, Jojo kembali mengulang kesalahannya di set pertama dengan sering melakukan kesalahan sendiri.

Alhasil, tunggal putra China tersebut mampu menutup interval kedua dengan skor 11-7.

Usai istirahat, Shi Yu Qi masih pegang kendali permainan. Jojo semakin tertinggal jauh dari lawannya itu.
Beberapa kali pengamatan dan pukulan kurang cermat dari Jonatan membuat Shi Yu Qi kian mudah menjauh, hingga akhirnya menutup laga dengan kemenangan 21-9.

Kekalahan ini cukup mengejutkan, pasalnya Jojo memiliki rekor pertemuan yang cukup baik jika menghadapi Shi Yu Qi.

Dalam delapan pertemuannya, tunggal putra Indonesia ini unggul sebanyak lima kali atas lawannya itu.
Namun, head to head hanyalah angka, Jojo gagal menunjukkan superioritasnya atas Shi Yu Qi di laga tadi.

Pertandingan tersebut bahkan hanya berlangsung selama 34 menit.

Jojo gagal mengikuti jejak Anthony Ginting yang sebelumnya berhasil melaju ke perempat final.

Di babak 16 besar, Ginting tampil perkasa melawan jagoan tuan rumah, Kanta Tsuneyama.

Lewat pertarungan straight set, Ginting menang 21-18 dan 21-14.

Selanjutnya, Ginting akan menghadapi wakil Denmark, Anders Antonsen pada Sabtu (31/7/2021) mendatang.(fat/pojoksatu)