Lewat Menpora, Presiden Jokowi Sampaikan Duka Mendalam Atas Meninggalnya Markis Kido

Menpora Zainudin Amali berkunjung ke rumah almarhum Markis Kido, Rabu (16/6). ft/jpnn.com
Menpora Zainudin Amali berkunjung ke rumah almarhum Markis Kido, Rabu (16/6). ft/jpnn.com

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Presiden RI, Joko Widodo melalui Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas meninggalnya Markis Kido.


Hal itu disampaikan Zainudin Amali ketika berkunjung ke rumah almarhum legenda bulu tangkis ganda putra Indonesia, Markis Kido di daerah Tambun, Bekasi, Rabu (16/6).

BACA JUGA: Ibunda Ungkap Penyebab Meninggalnya Markis Kido: Ternyata Mas Kido Diambil

Keluarga Kido menyambut kedatangan Menpora. Mulai dari ibunda Yul Asteria Zakaria, istri Markis Kido Richasari Pawestri, dan kedua adiknya yakni Bona Septano serta Pia Zebadiah.

Menpora Amali didampingi Deputi III Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta dan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Chandra Bhakti.


“Saya ingin menyampaikan rasa duka yang mendalam dari pemerintah dan juga saya ingin menyampaikan salam sekaligus salam duka dari Bapak Presiden, Pak Jokowi. Beliau menyampaikan turut berdukacita kepada keluarga,” kata Menpora, Zainudin Amali, dikutip Pojoksatu.id dari Jpnn.com.

Menpora Amali mengenang perjuangan almarhum untuk Indonesia karena berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali emas di Olimpiade 2008.

“Saya kira itu satu prestasi yang luar biasa. Karena itu, sekali lagi pemerintah sangat berterima kasih kepada pengabdian almarhum,” terangnya.

Sementara itu, mewakili keluarga almarhum Markis Kido, eks pebulu tangkis putra Indonesia, Joko Suprianto, menyampaikan terima kasihnya atas kehadiran Menpora Amali dan jajaran yang berempati serta datang langsung ke rumah duka.

Hal tersebut menurutnya memberikan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas atensi, rasa kepedulian dari pemerintah, dari semua pihak yang telah memudahkan atau meringankan langkah Kido sampai ke peristirahatan terakhir,” tandasnya. (fat/jpnn/pojoksatu)