Pemerintah Belum Tentukan Tuan Rumah Pendamping PON 2020

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Foto: Kemenpora.go.id
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Foto: Kemenpora.go.id

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah belum menentukan tuan rumah pendamping Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020.


Adapun tuan rumah pendamping itu dimaksudkan untuk mengakomodir 10 cabang olahraga yang dicoret oleh Panitia Besar (PB) PON Papua XX/2020.

Diketahui, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan 47 cabor yang akan dipertandingkan di PON XX/2020.

Akan tetapi, PB PON memutuskan hanya akan mempertandingkan 37 cabor pada 20 Oktober-2 November 2020 nanti.


Sikap dari PB PON Papua ini lantas menimbulkan polemik di tengah federasi dan pengurus pusat cabor.

Sebab, sejumlah federasi dan pengurus cabor telah menggelar Kualifikasi PON.

Pemerintah pun akhirnya mengeluarkan Peraturan Pemerintah No.17 tahun 2007 pasal 12 ayat 3 demi menengahi persoalan tersebut. Pasal itu menyoal penunjukan tuan rumah pendamping Papua di PON XX 2020.

Meski begitu, Menpora menegaskan tuan rumah pendamping di PON XX/2020 mendatang belum ditunjuk. Sejauh ini telah ada Jawa Timur yang datang menemuinya dan menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pendamping.

“Kami belum menentukan daerah mana pun untuk sepuluh cabor dipertandingkan. Yang sudah menyampaikan, termasuk Jatim bahkan sudah datang ke tempat kami, tetapi sejauh ini kami belum putuskan itu,” tandasnya.

(jpnn/pojoksatu)