Kalahkan Pacers, Milwaukee Bucks Jaga Peluang Lolos ke Babak Playoff NBA

JAGA PELUANG: Khris Middleton (22) dari Milwaukee Bucks melakukan dunk saat melawan Indiana Pacers .
JAGA PELUANG: Khris Middleton (22) dari Milwaukee Bucks melakukan dunk saat melawan Indiana Pacers .
JAGA PELUANG: Khris Middleton (22) dari Milwaukee Bucks melakukan dunk saat melawan Indiana Pacers .

POJOKSATU – Sempat kesulitan di paruh musim pertama karena badai cedera, Milwaukee Bucks perlahan tapi pasti mulai menjelma menjadi salah satu tim kuat di Wilayah Timur NBA musim ini. Di bawah kendali pelatih Jason Kidd, Bucks saat ini menghuni peringkat keenam dan berpeluang besar lolos ke babak playoff.

Dalam satu-satunya laga musim reguler NBA, Jumat (27/3) kemarin, Ersan Ilyasova dkk kembali menelan korban, Indiana Pacers yang mereka taklukkan dengan skor 111-107. Tampil di depan pendukungnya sendiri di BMO Harris Bradley Center, Bucks mendapat keuntungan dengan penampilan mereka di kuarter pertama. 34 poin yang dihasilkan Bucks serta hanya kebobolan 15 poin dari Pacers jadi modal berharga yang terbukti berperan besar memberikan mereka kemenangan.

Pasalnya, meskipun selalu kalah produktivitas pada tiga kuarter setelahnya, namun Bucks tetap berhak keluar sebagai pemenang karena bisa menjaga keunggulan atas tim tamu hingga laga usai. Ilyasova jadi bintang kemenangan buat tuan rumah dengan menorehkan poin tertinggi dalam karirnya, 34 poin.

Khirs Middleton mencetak 17 poin, sedangkan Giannis Antetekounmpo ikut menyumbang 16 poin buat Bucks yang membukukan kemenangan kedua beruntun usai memutus rentetan enam kekalahan berturut-turut. “Terkadang Anda merasakan hari seperti ini,” kata Ilyasova tentang statistik ciamiknya di laga ini seperti dilansir The Associated Press.


Pebasket asal Turki itu memang tokcer dalam melepaskan tembakan ke jaring Pacers. Ia punya statistik 12 dari 14 tembakan percobaan, serta sukses melesakkan 5 dari 6 percobaan tembakan tiga angka. “Ia bermain agresif, melepaskan tembakan terbuka, ia hanya belum mapan dengan permainannya. Tapi ia juga bagus saat membawa bola dan yang mengesankan adalah semua tembakannya kemungkinan besar pasti masuk,” puji sang pelatih, Jason Kidd.

Di kubu Pacers, C.J Miles mencetak angka tertinggi dengan 26 poin, Hill ikut menambah 24 poin, sementara C.J Watson mengoleksi 23 poin. Pacers tampil tanpa forwar David West yang absen lantaran kena seranga alergi. Meskipun tanpa West, tapi pelatih Pacers, Frank Vogel tak dapat menerima kekalahan timnya, yang membuat mereka kini sudah menelan enam kekalahan beruntun.

“Tak ada alasan. Kami bermain enam laga beruntun, ada yang back to back. Tapi saya pikir kami bermain dengan energi yang bagus hanya sayang kami tampil buruk di kuarter pertama,” ujar Vogel. “Anda tak bisa membiarkan diri tertinggal 23 poin, dan kemudian berharap menang. Tapi saya menghargai semangat berjuang para pemain yang mencoba mengejar, tapi tetap, Anda tak bisa memulai laga dengan cara seperti itu,” lanjutnya.

Tambahan satu kemenangan membuat Bucks kini memiliki rekor menang kalah sama besar, 36-36 dan bertengger di peringkat keenam Wilayah Timur. Mereka unggul 4,5 game dari Boston Celtics yang berada di batas bawah zona playoff. Sedangkan Pacers menyia-nyiakan peluang untuk menggeser Celtics yang hanya selisih setengah game dari mereka. Pacers masih terpaku di peringkat kesembilan. (dim)