Nadal-Federer Mulus, Wawrinka Tersingkir

Rafael Nadal.
Rafael Nadal.
Rafael Nadal.

POJOKSATU – Unggulan ketiga BNP Paribas atau Indian Wells Terbuka, Rafael Nadal mengawali perburuan gelar keempatnya di turnamen ini dengan sempurna. Nadal yang mengincar gelar keempat di Indian Wells menang straight set 6-4,6-2 atas petenis Belanda Igor Sijsling dalam tempo 72 menit.

Kemenangan Nadal diraih berkat efektivitas servis pertamanya. Sebanyak 96 persen servis pertama pengoleksi 27 gelar ATP Tour itu berjalan sukses. Selain itu, Nadal hanya kehilangan tujuh poin dari servisnya.

“Dia adalah petenis yang agresif. Saya bermain baik hari ini. Saya bermain solid di laga perdana ini. Saya sedikit melakukan kesalahan dan banyak menghasilkan poin dari servis saya. Namun yang paling penting adalah pergerakan saya di lapangan. Saya bergerak lebih cepat malam ini dibandingkan bulan lalu,”ungkap Nadal seperti dikutip dari situs resmi ATP.

Kembali menjejak babak ketiga, membuat Nadal mengakhiri mimpi buruk tahun lalu. Dari sebelas kali tampil di Indian Wells, tahun lalu jadi prestasi terburuk pengoleksi sembilan gelar Prancis Terbuka itu. Nadal langsung tersingkir di laga pertama setelah kalah dari Alexandr Dolgopolov. Itulah prestasi terburuknya sejak debutnya pada tahun 2004 dimana kala itu ia kalah di babak ketiga dari Agustin Calleri. Di babak ketiga, Nadal akan melayani tantangan petenis tuan rumah Donald Young yang sebelumnya mengalahkan petenis Prancis Jeremy Chardy.


Langkah Nadal juga diikuti oleh unggulan kedua Roger Federer. Petenis asal Swis itu berhasil melaju setelah lolos dari hadangan petenis Argentina Diego Schwartzman. Federer menang dua set langsung 6-4,6-2.

Kemenangan Federer lahir dari delapan kali service ace serta 13 dari 14 poin dari depan net. Ini adalah kemenangan ke-12 Federer atas Schwartzman. Rekornya kini makin mentereng untuk Federer dengan 12-1.

“Sangat penting mengawali turnamen dengan baik. Saya berusaha tetap fokus dan agresif. Sangat menyenangkan meraih kemenangan perdana di awal turnamen,”ungkap Federer seperti dilansir dari Reuters.

Di babak ketiga, Federer diberi kesempatan untuk membalas dendam kepada Andreas Seppi. Petenis asal Italia itulah yang mengakhiri perjalanan Federer lebih cepat di Australia Terbuka 2015. Seppi melaju ke babak ketiga setelah mengalahkan Vicyor Hanescu, 6-4,6-4.

Kembali berhadapan dengan Seppi membuat Federer senang. Ini akan menjadi pertemuan ke-12 mereka dimana rekornya adalah 10-1. Dan, kekalahan di Australia itulah yang merusak rekor Federer atas Seppi sekaligus menamatkan impian Federer meraih gelar grand slam perdana di tahun 2015.

“Saya senang bisa kembali bertemu dengan Seppi. Saya sangat kecewa dengan penampilan saya di Australia Terbuka saat kalah dari Seppi. Saya tahu dia adalah petenis yang bagus dan mampu mengalahkan saya, itu tak jadi masalah. Saya akan mempersiapkan diri lebih baik kali ini. Yang pasti saya sangat senang bisa diberi kesempatan bertemu dia lagi,” ujar juara empat kali Indian Wells itu.

Tak berbeda jauh dengan di putri, di bagian putra ATP Masters 1000 Indian Wells Senin (16/3) pagi kemarin juga melahirkan kejutan. Stanislas Wawrinka yang jadi unggulan ketujuh terpaksa harus mengepak koper paling awal. Pasalnya, di laga perdananya, juara Australia Terbuka 2014 itu di luar dugaan ditekuk petenis Belanda, Robin Haase. Wawrinka menyerah dalam pertarungan tiga set 3-6,6-3,3-6 dalam tempo satu jam 38 menit. Di babak ketiga, Robin Haase yang pernah bertengger di posisi 33 dunia itu akan menghadapi petenis 30 dunia, Lukas Rosol. (dim)