Westbrook Bawa Thunder Hancurkan Hornets

BINTANG LAPANGAN: Pemain Oklahoma City Thunder Russell Westbrook melakukan shooting saat melawan Charlotte Hornets dipertandingan NBA kemarin. Getty Images/AFP
BINTANG LAPANGAN: Pemain Oklahoma City Thunder Russell Westbrook melakukan shooting saat melawan Charlotte Hornets dipertandingan NBA kemarin. Getty Images/AFP
BINTANG LAPANGAN: Pemain Oklahoma City Thunder Russell Westbrook melakukan shooting saat melawan Charlotte Hornets dipertandingan NBA kemarin. Getty Images/AFP

POJOKSATU – Russell Westbrook lagi dan lagi. Ya, nama ini mungkin sebentar lagi akan menggantikan Kevin Durant sebagai juru gedor utama Oklahoma City Thunder. Betapa tidak, dalam tiga laga beruntun, Westbrook selalu menjadi topskor tim yang dibelanya.

Setelah mengantarkan Wilayah Barat merajai NBA All-Star Weekend dengan torehan 41 poin kemudian berlanjut kala melawan Dallas Mavericks dengan raihan 34 poin, Minggu kemarin (22/02) pebasket berusia 30 tahun itu melanjutkan penampilan impresifnya. Westbrook membawa Oklahoma City Thunder mencetak kemenangan beruntun kelimanya setelah mengalahkan Charlotte Hornets 110-103.

Dalam laga yang dihelat di kandang Hornets tersebut, Westbrook terus tampil brilian dengan kemasan 33 poin, 7 rebound dan 10 assist. Inilah partai kelima dimana pebasket bernomor dada 0 ini selalu mencetak minimal 30 poin dan 10 assist. Selain itu, inilah double-double ke 14 bagi Westbrook. Padahal, Westbrook tak secara penuh tampil membela Thunder musim ini. Dia absen di 14 laga awal Thunder. Absennya Westbrook termasuk juga Kevin Durant inilah yang menyebabkan start Thunder di musim ini ngadat.

Perlahan namun pasti seiring pulihnya kedua jagoan Thunder tersebut, kini performa Thunder mulai terlihat stabil. Sayangnya, kini Westbrook harus memikul beban sendiri. Pasalnya, tandem sehatinya, Kevin Durant, terpaksa harus menepi menyusul kambuhnya cedera kaki kirinya.


Menjadi tumpuan Thunder ternyata tak membebani Westbrook kala meladeni tantangan tuan rumah Hornets. Berlaga di Time Warner Cable Arena, Westbrook dkk tak terpengaruh sedikitpun dengan dukungan suporter tuan rumah.

Meskipun demikian, publik tuan rumah sempat melambung asanya setelah di kuarter pertama bersil mengungguli Thunder. Keduanya hanya berbeda satu bola, 30-28 untuk keunggulan tuan rumah Hornets.

Namun, di 12 menit jelang babak pertama, angin mendadak berubah arah. Perimbangan kekuatan seperti yang terjadi di kuarter pertama, perlahan berubah arah. Thunder sedikit unggul di kuarter kedua ini dengan melaju dua setengah bola di depan Hornets. Hornets mengemas 26 poin, sementara Thunder berhasil mengoleksi 31 poin. Thunder sukses mengunci keunggulan di babak pertama dengan 59-56.

Defisit tiga poin menjadikan tuan rumah langsung menarik gas serangnya dalam-dalam di kuarter ketiga. Upaya anak asuh anak asuh Steve Clifford ini cukup berhasil. Mo Williams dkk mampu mengimbangi motor serangan utama Thunder, Russell Westbrook. Terbukti di awal babak kedua, kedua tim berbagi poin sama, 27-27. Alhasil, Thunder pun sukses mempertahankan keunggulan atas Hornets hingga akhir kuarter ketiga dengan 86-83.

Sayangnya, setelah mampu menyamakan perolehan poin di kuarter ketiga, konsistensi permainan Hornets ngadat justru di kuarter penentuan. Selisih hanya tiga poin saja dari Thunder hingga kuarter ketiga ternyata tak dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah. Justru sang tamu Thunder yang memanfaatkan kesempatan di kuarter penentuan. Sepanjang 12 menit terakhir, tak sekalipun Hornets bisa menyalip perolehan poin Thunder. Anak asuh Scott Brooks sukses mengemas 24 poin, empat poin di depan Hornets. Thunder pun mengunci kemenangan setelah lemparan bebas Westbrook di detik terakhir sukses menembus keranjang dan menjadikan kedudukan menjadi 110-103.

Dan, kekalahan ini menjadikan Hornets mengalami kekalahan beruntun empat kali. Total, sudah 15 hari Hornets belum lagi merasakan aura kemenangan. Kemenangan terakhir kali digenggam Kemba Walker dkk saat melawan Washington Wizards (7/2), 94-87.

Sebaliknya, Thunder pun terus melanjutkan aura positif mereka dengan tren kemenangan mencapai lima kali beruntun. Thunder merasakan kekalahan terakhir kali pada 8 Februari 2015 saat berhadapan dengan New Orleans Pelicans dimana Thunder kalah 113-116.

Meski tak berpengaruh terhadap klasemen, namun setidaknya kemenangan semakin memperkokoh Thunder di zona Play-off. Thunder bertengger di posisi delapan Wilayah Timur dengan rekor menang 30, kalah 25. Sementara kalahnya Hornets semakin mengancam posisinya di zona play-off Wilayah Timur. Hornet kini bertengger di posisi 9 dengan rekor menang-kalah 22-31. (dim)