Yamaha Optimis Kudeta Marquez

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU- Yamaha menjadi tim konstruktor pertama yang menyingkap selubung motor terbarunya musim 2015. Selubung YZR-M1 tersebut dibuka langsung dua jagoan Movistar Yamaha Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi di Madrid kemarin (28/1).  Perbedaan mencolok tampak pada perubahan corak lambang sponsor utama mereka Movistar.

Lambang “M” dengan bentuk menggelembung membentang lebih lebar di fairing bawah tangki bahan bakar. Kemudian, lambang yang sama dengan ukuran lebih kecil tampak di bagian buritan.

Yamaha kehilangan gelar juara MotoGP dua musim beruntun (2013-2014). Dominasi Marc Marquez, Repsol Honda tak mampu dibendung. Sebanyak 14 dari 18 seri dikuasai Honda. Namun Yamaha datang dengan ambisi besar untuk kembali merebut gelar di kelas para raja itu musim ini.

Kouchi Tsuji, kepala grup program pengembangan Yamaha MotoGP mengungkap, marjin antara kedua tim sebenarnya lebih kecil dari yang tampak di permukaan. Dan meski batas waktu untuk mengembangkan motor baru sangat terbatas, Yamaha berhasil membuat progress signifikan.


“Kami meraih podium kedua 10 kali dan delapan kali di antaranya marjin waktu dengan juara balapan adalah dua detik setelah 120 kilometer balapan,” paparnya. “Ruang pengembangan untuk motor baru kali sangat kecil. Tapi kami melakukan banyak hal untuk menemukan apa yang salah dengan dua detik tersebut. Karena kami ingin merebut gelar juara di akhir musim,” tandasnya.

Komentar bernada optimis juga datang dari Manajer Tim Yamaha Lin Jarvis. Musim ini, menurutnya, tim punya paket motor dan pembalap yang mumpuni untuk menumbangkan Marquez tahun ini.

“Kau harus belajar dari kesalahan dan melanjutkan pengembangan dan terus maju,” ujarnya. “Kami harus menempatkan semuanya di jalur yang benar. Semuanya harus sempurna sejak dari balapan pertama. Ini memang tantangan berat. Tapi para rider kami sudah sangat siap dan tim kami solid. Kami siap tancap gas,” yakinnya seperti dilansir Autosport.

Memasuki musim 2015, baik Rossi dan Lorenzo berada pada kondisi fit secara fisik serta mental. Tidak seperti tahun lalu, dimana Lorenzo mengawali langkahnya dengan tiga kali operasi untuk memulihkan cederanya. Selain itu, pembalap asli Malorca tersebut sedikit kegemukan.

“Tahun lalu Marquez melakoni musim fenomenalnya. Jadi kami tahu di level mana kami akan berkompetisi tahun ini. Tapi kami punya rider yang kami inginkan sekarang,” tutur Jarvis. “Aku sangat yakin, mereka akan membalap dengan hebat dan memenangkan banyak balapan,” serunya.

Usai bertarung ketat dengan Marquez memperebutkan juara MotoGP 2013, Lorenzo tampil amburadul di awal musim 2014. Jatuh di seri pertama dan melakukan jump start di balapan berikutnya, membuat Lorenzo tertinggal jauh dalam menimbun pundi-pundi poin kemenangan.

Juara dunia MotoGP dua kali tersebut mengakui bahwa tahun lalu kondisi fisiknya memang kurang memadai untuk bertarung habis-habisan di awal musim. Tapi t

Ilustrasi
Ilustrasi

ahun ini, kondisinya jauh lebih baik.

“Mungkin tahun lalu, aku terlalu menikmati liburanku dan melakukan sedikit kesalahan dalam merencanakan pra-musimku. Tapi tahun ini tidak akan terulang. Aku merasa enak, kurus seperti saat masih berumur 20 tahun.  Memang tidak ada cara untuk mengukur kapasitas fisik seseorang.
Tapi kau bisa merasakan dan aku tidak pernah berlatih sekeras ini sebelumnya,” akunya.  Dia memastikan, semua program direncanakan dengan sangat baik dan tim fokus bekerja pada kelemahan musim lalu. (cak)