Tuan Rumah Incar Pelita Jaya

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU –  Hanya memiliki waktu rehat satu hari, CLS Knights Surabaya akan langsung menghadapi partai berat. CLS akan bertemu dengan Pelita Jaya Energi MP jakrta pada laga big match IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 seri IV Surabaya di DBL Arena, Surbaya hari ini (24/1).

Bagi kedua tim, ini adalah pertemuan pertama mereka di musim ini. Meski baru pertama kali bertemu,  namun Dimaz Muharii dkk memiliki rekam jejak yang buruk ketika bersua dengan Pelita Jaya. Selama empat kali pertemuan di Surabaya selama berkompetisi di NBL Indonesia, CLS selalu gagal membawa pulang kemenangan ketika bermain di rumah. Musim lalu, tim asuhan Kim Dong-won tersebut juga hanya bisa mencuri satu kemenangan dari tiga kali pertemuan.

Karena itu Mr.Kim-sapaan Kim Dong-won begitu mewaspadai pertemuan pertama melawan Pelita Jaya kali ini.  Apalagi setalah takluk dari Satria Muda Britama Jakarta (21/1), kekalahan akan semakin membuat posisi tim asal Surabaya itu semakin melorot.

“Karena belum pernah bertemu jadi tidak akan tahu siapa yang menang dan kalah,” ucap Mr.kim  ” Tapi musim ini mereka bagus, terakhir waktu lawan Aspac juga menang,” tambah pelatih asal korsel tersebut.


Menurutnya musim ini begitu berbahaya .Tidak hanya pemain-pemain senior telah kenyang pengalaman. Namun kedatangan Adhi Pratama juga membuat kekuatan Pelita Jaya semakin komplit .  Mr.Kim cukup menaruh perhatian kepada Faisal yang menurutnya kerap kali tampil impresif di momen-momen krusial Pelita Jaya.

Hal itu sebenarnya telah terbukti saat Faisal menjadi top skor di laga penting melawan Aspac dengan 15 poin, serta ketika hampir  dikalahkan oleh JNE BSC Bandung Utama juga dengan sumbangan 15 poin.

“Ada Faisal sekarang jadi berbahaya, selain itu dua big man-nya bagus. Kalau ingin menang tidak cukup mengandalkan tembakan, big man kami juga harus tampil  baik,” ungkap pelatih asal Korsel tersebut.

Kedua tim memang masih akan mengandalkan barusan shooter dan juga bermain cepat, namun tim asuhan A.F Rinaldo tersebut  memilki keunggulan di barisan big man lewat duo Ponsianus “Komink” Nyoman Indrawan  serta Adhi. Jika mampu memanfaatkan keunggulan tesebut maka Pelita Jaya bisa memenangi laga.

Belum lagi ditambah dengan fakta bahwa sejak dikalahkan Satria Muda Britama Jakarta di seri I Jakarta lalu (7/12), tim asuhan A.F Rinaldo tersebut belum terkalahkan dan  memenangkan sembilan laga beruntun, termasuk mengalahkan dua tim besar lainnya Garuda Kukar Bandung serta Aspac.   Sedangkan CLS telah empat kali menelan kekalahan baik ketika bertemu dengan SM (2 kali),Aspac,serta Hangtuah.

Tak mau meremahkan coach Inal ingin agar anak asuhnya bermain dengan memanfaatkan keunggulan. Apalagi mengalahkan tuan rumah bukanlah pekerjaan yang gampang.

“Lawan CLS pasti game yang sulit, karena CLS pasti akan bermain cepat. Karena itu kami harus meredam speed itu dengan banyak share bola. Karena kami mungkin memiliki sedikit keuggulan di big man maka under basket harus lebih agresif,” tandas coach Inal-sapaan A.F Rinaldo. (mid/rif)