Kembalinya Ketajaman Amin

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU-Amin Prihantono kembali membuktikan diri sebagai salah satu shooter terbaik di Indonesia. Amin menjadi bintang saat timnya berhasil mengkandaskan perlawanan Pacific Caesar Surabaya 82-45, kemarin (15/1).

A.F Rinaldo, headcoach “PJ hari itu memang banyak melakukan rotasi bagi para pemainnya, namun hal itu mampu dimanfaakan dengan baik oleh Amin untuk bersinar.” Meski hanya bermain 15 menit.Mantan pemain Satria Muda (SM) Britama Jakarta tersebut tampil sebagai top performer dengan mencetak 14 poin.

Ketajaman tembakan-tembakan tiga angka pemain dengan tinggi 188 cm tersebut tak mampu dibendung oleh barisan pemain bertahan Pacific.” Dari total 14 poin yang dicetaknya hari itu, 12 poin diantaranya berasal dari tembakan tiga angka.” Total persentase tiga angka Amin mencapai 50 persen (4-8).” Untuk sementara ini ,itu adalah torehan poin tertinggi Amin dengan jersey-PJ. Menyamai jumlah 14 poin yang dicetaknya saat bertemu dengan SM (19/10) pada Preseason Mangupura Cup 2014 “lalu.

“Untuk permainan terbaik masih belum sih, tapi sekarang udah mulai menemukan chemistry dengan pemain yang lain. Jadi sudah tau posisi mana yang enak buat saya yang nembak,” ujar Amin.


Kembalinya ketajaman Amin tersebut memang salah satu hal yang diinginkan oleh coach Inal. Menurutnya, Amin masihlah salah satu shooter terbaik tanah air. Jika diberi ruang bebas, maka tim lawan harus siap-siap menerima konsekuensi kehilangan tiga angka.

” Itulah role yang saya harapkan dari seorang Amin. Ada ruang kosong berani untuk menembak. Kan dia dulu adalah salah satu shooter yang paling ditakutin lawan, jadi saaat ini memang itu yang terus dilakukan.” Mengembalikan kemampuan “membunuh ” dari tembakan=-tembakan itu tadi,” tegas coach Inal. (mid/rif)