Pasangan Baru Belum Nyetel

Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Foto: dok.JPNN
Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Foto: dok.JPNN
Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Foto: dok.JPNN

POJOKSATU – Pencarian pelapis untuk pasangan putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari tampaknya masih alot. Terbukti di turnamen perdana yang diikuti pelatnas, di babak pertama grand prix gold Malaysia Open dua ganda putri pelatnas langsung rontok kemarin (14/1) di Stadium Perpaduan Kuching.

Tiara Rosalia Nuraidah/Gebby Ristiyani Imawan menyerah dari pemain non pelatnas Jenna Gozali/Komala Dewi 21-17,15-21,18-21. Sedang pasangan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi menyerah dari unggulan keenam asal Malaysia Vivian Kah Mun Hoo/Woon Khe Wei 20-22,12-21.

Dengan hasil tersebut, ganda putri pelatnas tinggal menyisakan Greysia/Nitya yang sampai berita ini diturunkan kemarin malam belum selesai. Greysia/Nitya yang jadi unggulan kedua bertemu Joyce Wai Chi Choong/Wen Yap Cheng.

Pelatih ganda putri pelatnas” Endra Mulyajaya mengevaluasi penampilan dua ganda putri Indonesia itu. Meski pasangan baru, Tiara/Gebby di masa sebelumnya berpasangan.


“Tiara/Gebby hari ini (kemarin,red.)memang tampil mengecewakan. Untuk pemain sekelas mereka seharusnya bisa tahu level mereka sampai dimana. Tapi tadi mereka seperti belum tahu harus seperti apa. Karena secara fisik dan teknik, mereka sebenarnya jauh lebih baik. Faktor ini yang harus dicari, apa yang menjadi masalah,” kata Endra dalam surat elektronik kemarin.

Pendekatan secara personal tampaknya cocok dilakukan untuk kedua. Endra berjanji akan ngobrol satu-satu dengan anak asuhnya itu.

Nah, untuk Anggi/Ketut sebenarnya sempat membuka peluang menang di game pertama. Keduanya sempat memimpin 7-1 di awal laga. Anggi/Ketut yang belum stabil performanya, setelah leading 18-10, justru terkunci dan harus kalah 20-22.

“Mereka sempet leading tujuh poin, tapi malah terburu-buru dan terbawa irama musuhnya. Mestinya kan mereka lebih sabar. Karena di awal juga mereka kan pakai polanya satu-satu. Mungkin ini yang akan dievaluasi, masih belum bisa mengubah pola, menyesuaikan dengan lawan,” tutur Endra lagi.

Kekalahan di game pertama ternyata meninggalkan trauma bagi Anggi/Ketut. Di game kedua, pasangan Malaysia ini bisa menang mudah 21-12 atas Anggi/Ketut. “Di game kedua mereka memang blank, sepertinya masih terbawa hasil dari game pertama,” tambah Endra.

Hasil ini dikatakan Endra tidak sesuai dengan prediksi awalnya. Untuk itu, Endra pun membawa setumpuk catatan evaluasi bagi atlet ganda putri. Diharapkan kedepannya, punggawa putri Indonesia ini mampu tampil lebih baik lagi.

Sementara itu, pada laga babak kedua hari ini pelatnas menyisakan wakil di ganda putra, tunggal putra, tunggal putri, dan ganda campuran. Di tunggal putra Jonatan Christie menang 21-15,9-21,21-15 dari Goh Giap Chin. Lalu di tunggal putri Hana Ramadhini menang 21-15,21-14 dari Yang Li Lian. Di ganda putra Wahyu Nayaka/Ade Yusuf menaklukkan Chua Khek Wei/Nelson Wei Keat Heg 21-12,19-21,26-24. (dra)