Atasi Stadium, Hangtuah Naik Satu Tingkat

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU- Hangtuah Sumsel Indonesia Muda sukses mengawali perjuangan di seri III Speedy NBL Indonesia 2014/2015 dengan mulus. Bertempat di GOR Bimasakti Malang, Tri Wilopo dkk sukses memenangi pertarungan melawan Stadium Jakarta 63-61. Bagi Hangtuah, kemenangan ini terasa istimewa karena memperbaiki head to head kala sua Stadium. Musim lalu, tim berjuluk Laskar Segantar Alam tidak pernah menang sekalipun alias kalah 0-4. Total, ini adalah kemenangan ketiga Tri Wilopo dkk atas Stadium sejak terjun di kompetisi basket profesional Indonesia pada 2009.

Kemenangan perdana di Malang ini, dongkrak satu tingkat posisi Hangtuah di klasemen sementara yang semula di peringkat ketujuh menjadi keenam dengan 10 angka. “Secara hasil memang memuaskan. Ini langkah awal yang bagus di seri Malang. Semoga bisa berlanjut di laga-laga selanjutnya. Saya melihat, di pertandingan tadi (kemarin) anak-anak tampil lebih percaya diri dari seri-seri sebelumnya,” jelas General Manager Hangtuah Ferri Jufry Rabu (14/1).

Mengawali kuarter pertama dengan kurang baik karena kalah 13-15, Tri Wilopo dkk mampu bangkit memasuki kuarter kedua dengan mencetak 18 poin sementara Stadium hanya nambah 12 angka. Mesin Hangtuah semakin panas memasuki kuarter ketiga. Tri Wilopo dkk meninggalkan jauh skuad asuhan Tri Adnyanaadi Lokatanaya 56-38. Pertarungan ketat terjadi di kuarter akhir setelah Stadium berusaha membalikkan keadaan.

Meski mampu merajai perolehan poin di kuarter empat dengan kumpulkan 23 angka, Stadium gagal memang karena akhirnya mereka harus takluk kepada Hangtuah Sumsel 61-63. Hangtuah sukses menempatkan Andre Ekayana sebagai penyumbang poin terbanyak dengan 24 poin, setelah itu Tri Wilopo dengan koleksi 12 angka. Sementara dari Stadium yang menjadi pencetak poin terbanyak adalah Ferdiansyah dengan 15 angka disusul Amrullah 11 poin.


“Memasuki kuarter akhir, permainan anak-anak masih ragu-ragu dalam eksekusi peluang dan kurang waspada. Terutama saat leading di kuarter keempat. Beruntung saja Stadium lagi alami penurunan dalam bermain, jika mereka main normal seperti seri-seri sebelumnya bisa lewat kami. Meski permainan masih kurang bagus, tapi hasil ini tetap memuaskan,” terang pengusaha konveksi asal Padang ini.

Sementara Pelatih Hangtuah Tondy Raja Syailendra mengaku, tidak ada ramuan khusus ketika mengalahkan Stadium di GOR Bimasakti, Malang. Permainan Tri Wilopo dkk di lapangan mengalir begitu saja. Apalagi mereka sudah sepakat untuk mengambil dua kemenangan di tiga partai selama di Kota Apel. “Tapi memang saya akui, konsistensi permainan saat leading masih kacau. Namun jika untuk peran scorer mulai ada peningkatan,” terang Tondy. (kmd/nan)