Garnett Diusir, Nets Keok

Kevin Garnett
Kevin Garnett
Kevin Garnett

POJOKSATU – Houston Rockets berhasil mencuri kemenangan 113-99 di markas Brooklyn Nets dalam laga yang diwarnai baku hantam antara Dwight Howard dan Kevin Garnett, Senin (12/1) malam waktu setempat atau Selasa (13/1) pagi WIB. Howard mendapatkan technical foul namun Garnett bernasib lebih sial lagi karena wasit memutuskan mengusirnya (ejected) sehingga hanya bermain 4 menit di laga ini.

Perkelahian keduanya diawali oleh Howard yang melayangkan tangannya ke dada Garnett setelah berebut bola di bawah ring. Garnett yang kesal membalasnya dengan melempar bola ke tubuh Howard disusul oleh tandukan ke muka. Howard tak mau kalah dengan memukul leher Garnett sebelum akhirnya dipisahkan oleh wasit dan pemain lain.

Keluarnya Garnett membuat permainan tuan rumah agak goyah. Situasi ini kemudian dimanfaatkan oleh tim tamu lewat pemain bintangnya, James Harden yang tampil menawan saat Howard tak menyumbang banyak buat tim.
Pemain berjenggot lebat itu membukukan 30 poin, sementara Dwight “Superman” Howard hanya meraih delapan poin ditambah lima rebound saja. Permainan buruknya tak lepas dari cemoohan fans Nets di Barclays Center, di Brooklyn, New York, hampir sepanjang laga.

“Yang penting tim saya menang,” kata Howard usal laga seperti dilansir The Associated Press. “Kami punya 82 laga ditambah babak playoff. Saya baru akan jadi anak nakal pada saatnya nanti,” imbuhnya.
Dengan Howard yang tampil buruk, Rockets merubah strateginya jadi lebih banyak menembak jarak jauh. Perubahan itu berbuah manis karena Rockets mendulang banyak angka setelah berhasil melesakkan 16 tembakan tiga angka dari 40 percobaan.


Satu-satunya hal yang menahan laju Rockets yang sedang on fire dengan tembakan-tembakannya adalah saat wasit memutuskan menghentikan laga untuk melihat rekaman laga perkelahian Howard dan Garnett.

“Saya kira kami sudah mengalami situasi ini dalam beberapa laga terakhir, jadi hambatan apapun itu tak akan menghalangi tujuan kami untuk meraih kemenangan,” kata Harden yang mengantar Rockets meraih empat kemenangan beruntun, semuanya dengan margin dua digit.

Sementara di kubu Nets, Mason Plumlee menjadi top skor tim dengan 24 poin. Plumlee yang mencetak skor tertinggi dalam karirnya ini masih belum bisa membawa timnya terhindar dari kekalahan keenam beruntun. Meskipun harus berjuang sendirian, namun ia enggan menyalahkan Garnett yang dianggap sebagai biang kekalahan tim. Pasalnya, sebelum Garnett diusir wasit, Nets mampu mengimbangi permainan tim tamu di kuarter pertama.

“Kecin sudah berbuat banyak untuk tim,” kata Plumlee tentang Garnett yang menolak bicara kepada wartawan usai laga. “Ini adalah jenis laga yang sebagai tim pasti kami ingin menangkan. Tapi kami gagal melakukannya,” Plumlee melanjutkan.

Usai laga, pelatih Nets, Lionel Hollins meminta oficial pertandingan bertindak lebih adil kepada Howard yang tidak diusir seperti halnya Garnett. NBA sendiri masih harus mempelajari rekaman kejadian lebih dulu sebelum mengambil keputusan soal Howard. Namun jika akhirnya diputuskan bersalah, maka Howard tak dapat bermain saat Rockets bertandang ke Orlando Magic, klub yang dulu pernah ia perkuat, pada Rabu (14/1) malam waktu setempat.

“Itu semua bukan kekuasaan saya,” ujar Howard pasrah. Tambahan satu kemenangan membuat Rockets menggusur Memphis Grizzlies  di puncak klasemen Divisi Southwest dengan rekor 27-11, dengan keunggulan setengah game. (dim)