Pistons Kian Panas

Greg Monroe
Greg Monroe
Greg Monroe

POJOKSATU- Detroit Pistons menunjukkan diri sebagai tim yang mengalami improve besar-besaran. Kemarin, mereka memastikan diri mendapat kemenangan ketujuhnya berturut-turut. Datang sebagai tamu, Brandon Jennings dkk sukses melibas tuan rumah Dallas Mavericks 108-95 di American Airlines Center.

Laga ke-35 Pistons musim ini menjadi milik power forward, Greg Monroe. Pemain 24 tahun itu menjadi pencetak poin terbanyak bagi Pistons dengan mengemas 27 poin dan 18 rebound. Itu sekaligus double-double ke-13 Monroe musim ini. Selain Monroe, point guard, D.J Augustin juga tampil apik dengan mencetak 26 poin untuk Pistons.

Sebelum mengguling Mavericks di kandangnya kemarin, pada Rabu pagi (WIB) Pistons juga membuat geger. Mereka mempercundangi juara bertahan NBA, San Antonio Spurs 105-104 di AT&T Center, San Antonio. Saat itu Jennings menjadi pahlawan dengan mencetak angka kemenangan di 0,01 detik kuarter keempat tersisa.

Pistons menjadi hot topic NBA saat ini. Itu lantaran perubahan drastis yang sedang terjadi di tim yang bermarkas di The Palace of Auburn Hills Arena, Michigan ini. Pada 21 Desember Piston masih terpuruk dengan mengemas rekor menang kalah 5-23. Mereka bahkan sempat mengalami kekalahan 13 kali beruntun sejak 13 November sampai 9 Desember. Di saat-saat terpuruk itu, tim asuhan Stan Van Gundy makin diremehkan karena memutuskan untuk melepas starter mereka Josh Smith ke Houston Rockets.


Tak dinyana, sejak kepergian Smith ke Rocket pada 26 Desember itulah Pistons malah seperti terlahir kembali. Mereka mendapatkan tujuh kemenangan beruntun sejak sampai kemarin (8/1). Itu memperbaiki rekor kemenangan beruntun Pistons sepanjang sejarah tim. Sebelumnya pada musim 2007-2008 mereka mengemas kemenangan lima kali berturut-turut.

“Sejak saat itu memang semua berubah,” tutur pelatih Pistons, Stan Van Gundy seperti dikutip ESPN. “Mereka bekerja lebih keras dan Lebih fokus. Kebersamaan lebih terjalin saat ini. Kami tidak memiliki seorang pemain yang menjadi perhatian utama di tim, mereka semua sama. Semua bermain dan menembak,” tambah pelatih 55 tahun itu.

Ucapan Van Gundy memang benar adanya. Dalam tujuh kemenangan beruntun, Pistons memiliki empat pemain berbeda yang menjadi pencetak poin terbanyak. “Kami tidak memiliki seorang bintang sekarang. Setiap malam kami memiliki pemain berbeda yang menjadi bintang bagi Pistons. Ini sangat menyenangkan. Kami bermain bersama dan kami menang,” tutur Augustin, point guard Pistons. (irr)