Bulls Makin Moncer, Menang Tujuh Laga Beruntun

Derrick Rose
Derrick Rose

POJOKSATU – Chicago Bulls membukukan rekor kemenangan beruntun terbanyak musim ini setelah meraih kemenangan ketujuh melawan Indiana Pacers dalam lanjutan musim Reguler NBA, Senin (29/12) malam waktu setempat atau Selasa (30/12) pagi WIB. Bermain di kandang lawan, Bankers Life Fieldhouse, Indianapolis, Bulls menang dengan skor tipis 92-90 atas Indiana.

Tim asuhan Tom Thibodeau itu sudah mendominasi permainan sejak tip off. Derrick Rose dkk menutup kuarter pertama dengan keunggulan 22-17 atas Pacers. Di kuarter kedua, tim tamu masih berada di atas angin. Bulls yang sudah meraih enam cincin juara NBA itu masih lebih produktif dengan raihan 25 poin, unggul tujuh poin atas Pacers.
Selepas jeda, anak asuh Frank Vogel terlihat sudah akan menyerahkan game ini kepada tamunya setelah lemparan tiga angka Mike Dunleavy membuat Bulls unggul jauh 75-54 saat laga kuarter ketiga tinggal menyisakan 2 menit 33 detik lagi.

Tapi Rory Hibert dkk memberikan perlawanan sengit di 12 menit terakhir. Pacers memborong 22 poin beruntun dan hanya memberikan 2 poin buat lawan di awal kuarter keempat. Dua poin dari Lavoy Allen bahkan sempat membawa Pacers unggul untuk pertama kalinya, 84-83, 6.15 menit menjelang laga berakhir.
Ketegangan semakin memuncak saat lemparan bebas Joakim Noah melesak mulus ke jaring Pacers, membuat Bulls kembali unggul 89-88. Publik di Bankers Life Fieldhouse sempat bersorak ketika jump shoot Allen kembali masuk, Pacers memimpin lagi 90-89.

Namun para pendukung Pacers sontak terdiam setelah Jimmy Butler berhasil melesakkan tembakan tiga angka hasil assit dari Pau Gasol ketika laga tinggal 1:07 menit lagi. Vogel sudah berusaha melakukan time out dua kali untuk merancang skema penyerangan buat mengejar ketinggalan. Tapi dua kali CJ. Watson berusaha melepaskan tembakan tiga angka, dua kali itu pula usahanya selalu gagal. Pacers akhirnya harus menerima kekalahan 90-92 atas Bulls.
Vogel begitu kecewa melihat kekalahan timnya. Ia bahkan tak begitu terkesan dengan kebangkitan anak asuhnya di kuarter keempat yang nyaris berbuah kemenangan. “Ini hal yang berbeda, mengeksekusi empat menit terakhir laga dibandingkan dengan penampilan buruk pada 44 menit lainnya,” keluh Vogel usai pertandingan seperti dilansir The Associated Press, kemarin.


“Kami benar-benar buruk dalam hal penguasaan bola ketika menyelesaikan penyerangan. Kami berkali-kali dihentikan lawan, dan terlihat lebih pendek dari mereka,” imbuh Vogel. Pemain cadangan Pacers, Chris Copeland jadi pencetak angka terbanyak dengan 17 poin, mengungguli para pemain starter seperti Solomon Hill, David West, Hibbert, dan George Hill yang paling banyak hanya mencetak 11 poin.

Sedangkan di kubu Bulls, Buttler  jadi pemain terbaik berkat sumbangan 27 poin, terbanyak di antara pemain Bulls yang lain. Di bawah Buttler ada Gasol dengan 20 poin dan Rose yang mencetak 17 poin. Buttler mengaku bisa tampil baik malam ini karena dukungan dari Rose yang selelu memberinya ruang yang bagus untuk mencetak angka.

“Rose selalu memberikan umpan ke saya untuk menembak dua angka dan tiga angka, serta membuat saya lebih agresif,” kata Buttler. “Saya percaya diri dengan permainan sendiri. Jadi saya merasa harus lebih kreatif membawa bola dan melepaskan tembakan lebih lebih lama dari seharusnya,” pungkas Buttler.

Bulls yang meraih kemenangan ke-22 musim ini (22-9) menduduki peringkat ke-4 Wilayah Timur, tertinggal 2 game dari pemimpin klasemen Toronto Raptors. Sementara Pacers ada di posisi kesebelas dengan rekor 11-21. Anak asuh Vogel akan menjamu finalis NBA musim lalu, Miami Heat di laga berikutnya, Jumat (2/1) pagi WIB. (dim)