Digotong Keluar, Greysia/Nitya Menyerah dari Ganda Jepang

Nitya Krishinda Maheswari, digotong keluar lapangan usai diterpa cedera. Foto: PBSI
Nitya Krishinda Maheswari, digotong keluar lapangan usai diterpa cedera. Foto: PBSI
Nitya Krishinda Maheswari, digotong keluar lapangan usai diterpa cedera. Foto: PBSI

POJOKSATU – Ganda putri terbaik Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari terpaksa mengakui keunggulan pasangan Jepang Reika Kakiiwa/Miyuki Maeda pada pertandingan perdana Grup B BWF Superseries Finals 2014 di Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (17/12).

Dilansir dari situs tournamentsoftware, pasangan Merah Putih itu retired atau mengundurkan diri pada game ketiga saat kedudukan 8-6 untuk Greysia/Nitya. Itu terjadi setelah game berdurasi satu jam 33 menit. Dengan ini maka hasil keseluruhan pertandingan kedua pasangan tersebut 18-21, 22-20, dan 6-8 untuk keunggulan pasangan Jepang.

“Nitya mengalami kram karena memang kondisinya kurang fit, tetapi tidak ada cedera yang serius. Di game ketiga, Nitya sudah bilang kalau kakinya sakit. Tetapi kami mau coba dulu karena kami lihat Maeda juga tangannya kram,” tutur Greysia seperti dilansir dari situs resmi PBSI, Rabu (17/12) malam.

“Di atas kertas, kami memang lebih unggul dari Kakiiwa/Maeda. Namun di setiap pertandingan kan tidak hanya dibutuhkan teknik dan mental, tetapi juga fisik,” imbuhnya.


Sebelumnya pada nomor tunggal putra, Tommy Sugiarto yang tergabung di Grup B juga kalah dari pemain Denmark Jan O Jorgensen dengan dua game langsung 15-21, 9-21. (adk/jpnn)