Rossi Podium Terbanyak, Kubica Berjaya Tahun Ini

KALENDER balap F1 dan MotoGP 2014 berakhir bulan lalu. Para pembalap kini menikmati liburan dan mempersiapkan uji coba musim dingin menjelang seri balap musim depan.

Di sirkuit yang bisa digunakan untuk balapan F1 GP Italia La Pista Magica, para pembalap top dunia punya cara menikmati offseason mereka. Di event reli yang dihelat kali pertama pada 2003 tersebut, para pembalap dari latar belakang disiplin berbeda berkumpul untuk membakar adrenalin.

Selain Hamilton dan Rossi, mantan juara NASCAR Sprint Cup Kurt Busch ikut ambil bagian di acara yang berlangsung tiga hari (28–20 November) tersebut. Khusus Hamilton, dia tidak ambil bagian sejak hari pertama. Pembalap yang meraih juara dunia keduanya di F1 setelah 2008 itu hanya tampil dalam The Masters Show yang berlangsung pada hari terakhir.

Meski acara itu bersifat ekshibisi, para pembalap dengan rekam jejak luar biasa tersebut tetap bertempur hingga batas maksimal. Mantan pembalap F1 Robert Kubica tampil sebagai juara setelah mengungguli perolehan poin Rossi.


Kubica yang beralih menjadi pembalap reli setelah pensiun dari F1 gara-gara cedera parah pada musim 2009 itu memenangi dua stage yang berlangsung pada hari pertama. Sama-sama mengendarai Ford Fiesta dengan spesifikasi WRC (World Rally Championship), pembalap Polandia pertama di ajang F1 tersebut berhasil menjaga selisih waktu hingga 12,5 detik di depan Rossi.

Namun, di stage hari berikutnya, Rossi sukses membalas kekalahannya dengan poin 4-1. The Doctor –julukan Rossi– pun balik memimpin 7,2 detik atas Kubica.

Dominasi Kubica tidak bisa dikejar lagi pada hari terakhir. Di stage pemungkas, Kubica menang dengan catatan waktu lebih cepat 17,6 detik dari Rossi.

’’Kami memilih ban yang sama. Tapi, saya baru tahu setelah stage pertama bahwa saya lebih cepat darinya (Rossi). Untuk beberapa alasan, dia tidak menampilkan performa sebaik saya,’’ ujar Kubica sebagaimana dilansir Fox Sports. ’’Saya senang bisa menang, khususnya untuk kru di tim A-Style,’’ imbuhnya.

Menggenapi podium ketiga, juara World Tour Car Championship (WTCC) Stefano d’ Aste yang terpisah 68,5 detik di belakang Kubica. Mantan bos Yamaha yang kini menukangi tim Suzuki di MotoGP Davide Brivio finis keempat. Dia menjadi navigator adiknya, Roberto. Sementara itu, jawara GP Motocross Tony Cairoli finis di posisi keenam.

Di The Masters Show, Rossi kembali harus mengakui kecepatan Kubica. Meski begitu, bintang acara yang sesungguhnya adalah Rossi. Dengan latar belakang rider MotoGP, juara dunia sembilan kali di semua kelas grand prix itu tidak canggung melakukan aksi-aksi overtaking dengan gaya agresif. Dalam sebuah video yang diunggah di situs YouTube, tampak Rossi menyalip seorang pembalap dari sisi dalam pada tikungan ’’U”.

’’Pertama aku menikmati balapan ini. Memang agak memalukan. Sebelum stage terakhir aku terpaut sampai 17 detik karena melakukan kesalahan. Sejak saat itu, aku kesulitan mengejar kembali ketertinggalan,’’ tutur Rossi di situs resmi MotoGP.

’’Selalu menyenangkan bisa melihat semua fansku menikmati balapan. Ini adalah cara hebat menutup musim ini,’’ ujar pembalap 35 tahun itu.

Dengan meraih podium tahun ini, Rossi pun menjadi kolektor terbanyak podium (sepuluh kali) atau menyalip Rinaldo Capello (sebilan kali). Tahun lalu Rossi juga finis runner-up di belakang bintang WRC Dani Sordo. Overall, dalam sebelas kali partisipasinya, Rossi tiga kali meraih juara.

Dengan larangan uji coba MotoGP pada musim dingin, Rossi tidak akan menunggangi motor YZR-M1 2015 hingga pembukaan tahun depan. Uji coba pertama dilangsungkan di Sepang, Malaysia, pada Februari mendatang. (cak/c4/dns)